MATATELINGA, Helvetia: Dedek begitu terkejut. Sepulang kerja melihat kondisi anaknya, E berusia 6 tahun dalam kondisi pucat dan demam tinggi. "Saat ditanyai ibunya E mangaku kalau dirinya sudah di cabuli oleh ayah tirinya. Namun, saat ditanya E sempat diancam dibunuh oleh ayah tirinya tersebut jika mengasih tahu dengan ibunya," kata Kapolsek Helvetia, Kompol Hendra ET, Kamis (4/5/2017).Setelah E menceritakn kejadian tersebut, lantas kakaknya GE juga menceritakan kelakuan yang telah dialami dirinya kepada ibunya. "Saat ayah tirinya hendak melakukan perbuatan bejat tersebut kepada GE, korban melawan dan mengigit tangan kanan ayah tirinya dan lalri ke luar rumah," jelas Hendra. Kemudian, Kapolres Helvetia menuturkan setelah ibu korban mengetahui hal tersebut langsung melapor ke kantor polisi agar menangkap terangka."Setelah petugas menerima LP/318/IV/2017/SU/Restabes Medan/Sek Helvetia. Kemudian langsung menangkap pelaku setelah informasi dari warga bahwa pelakunya tersebut berada di rumahnya. Kemudian petugas membawanya ke kantor polisi untuk diperiksa lebih lanjut," pungkas Hendra.Pelaku sendiri melakukan tindak asusila itu pada 24 April lalu. Dia memasukkan alat kemaluannya ke 'anu' korban. Bahkan jemari pelaku juga turut merangsek ke kemaluan korba yang dilakukan di rumahnya di Pasar I, Gang Mesjig, Kelurahan Cintai Damai, Kecamatan Helvetia.(Mtc/amr/tim)