MATATELINGA, Medan: Pasca demo Hardiknas berlangsung ricuh oleh mahasiswa yang tergabung dari berbagai elemen, Selasa (2/5/2017) lalu,berbuntut panjang. Sekretariat Forum Mahasiswa Anti Penindasan di Jalan Sempurna, Medan di "acak-acak" polisi, Kamis (4/5/2017) malam.Tim hukum dari Koalisi Rakyat Anti Kriminalisasi (KORAK) Sumut Ronal Syafriansah menuturkan, polisi datang ke sekretariat sekitar pukul 23.00 WIB. Mereka langsung masuk dan menunjukkan surat penangkapan atas nama Juned."Namun, saat dilakukan penangkapan terhadap Juned, tidak ditemukan dan akhirnya Polisi membawa anggota Formadas namanya Cici Arya ,23, mahasiswa ITM," akunya, Jumat (5/5/2017).Tambah Ronal, saat polisi datang di dalam sekretariat hanya ada Cici Arya dan rekannya dari Jakarta. Polisi juga menggeledah seisi sekretariat."Dari investigasi tim hukum kita, polisi tidak ada membawa berkas. Mereka hanya mengambil gambar berkas-berkas di dalam," kata Ronal.Dengan penangkapan tersebut, KORAK Sumut mengecam tindakan polisi yang dianggap terlalu berlebihan. Tindakan polisi bisa saja mengancam psikologis mahasiswa. Apalagi penangkapan itu disebut-sebut imbas dari unjuk rasa Hari Pendidikan Nasional di depan Kampus USU yang berakhir ricuh beberapa waktu lalu."Sementara kita tahu, gerakan mahasiswa ini ada untuk rakyat Indonesia. Tapi kenapa malah gerakan mahasiswa ini dikriminalisasi," akunya.(Mtc)