MATATELINGA, Medan: Sejumlah polisi merangsek ke Sekretariat Forum Anti Penindasan (Formadas) di Jalan Sempurna Medan. Sambil memperlihatkan surat penangkapan, aparat penegak hukum itu mencari seorang mahasiswa bernama Juned. Penggeledahan itu terjadi Kamis (4/5/2017) pukul 23.00 WIB. Keterangan diperoleh Matatelinga.com, Jumat (5/5/2017), indikai mencuat kedatangan polisi tersebut terkait aksi kisruh mahasiswa pada peringatan Hardiknas beberapa hari lalu.Adalah Ronal Syafriansah, tim hukum Koalisi Rakyat Anti Kriminalisasi (Korak) Sumut menjelaskan, polisi datang ke sekretariat sekitar pukul 23.00 WIB. Mereka langsung masuk dan menunjukkan surat penangkapan atas nama Juned."Saat itu si Juned tak berada di tempat. Cuma ada anggota Formadas bernama Cici Arya dan rekannya dari Jakarta," terang Ronal. Setelah mengintrogasi Cici, mahasiswa ITM itu, kemudian petugas memboyongnya ke kantor polisi. "Seluruh ruangan sekretariat digeledah mereka (polisi). Dari investigasi tim hukum kita, polisi tidak ada membawa berkas. Mereka hanya mengambil gambar berkas-berkas di dalam," kata Ronal. Atas arogansi penangkapan anggota Formadas, Korak Sumut mengecam tindakan refresif polisi yang dianggap terlalu berlebihan. "Tindakan polisi bisa saja mengancam psikologis mahasiswa. Apalagi penangkapan itu disebut-sebut imbas dari unjuk rasa Hari Pendidikan Nasional di depan Kampus USU yang berakhir ricuh beberapa waktu lalu," terangnya.Yang jadi pertanyaan, tegas Ronal, kenapa gerakan mahasiswa ini dikriminalisasi. "Pastinya langkah hukum akan kita tempuh," tandas Ronal. (Mtc/tim)