MATATELINGA, Medan: Tak ada yang tahu kapan rahasia Illahi itu akan datang. Termasuk dialami maling sial yang satu ini. Dia gagal metik kreta jamaah yang lagi khusuk menjalankan ibadah sholat. Keterangan dihimpun, Minggu (7/5/2017), cerita itu terjadi pada Jumat, 5 Mei kemarin. Muhammad Arsyad, begitulah nama korbanya. Pria 23 tahun ini sedang melintas di Jalan Setia Budi Pasar I, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang. Bertepatan masuk waktu sholat Isya, lalu Arsyad yang tinggal di Jalan Medan Area Selatan, ini singgah di Masjid Baitul Al Ridho (TKP). Usai melaksanakan sholat, Arsyad yang tercatat sebagai mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Medan ini terheran. Pasalnya, ada keributan tak jauh dari masjid tempatnya sholat. Lalu Arsyad pun bertanya kepada seorang lelaki yang ada di lokasi. "Ada apa, pak. Kok ribut-ribut," tanya Arsyad. Sesaat kemudian lelaki itu menjawab. "Ada maling ketangkap," singkat lelaki itu. Penasaran, Arsyad pun ingin beranjak dari masjid. Dia menuju parkir kreta Honda Vario 125 warna hitam BK 2205 ADZ miliknya. Rupanya kreta tersebut telah berpindah tempat parkir. Anehnya, kunci kontrak kreta sudah rusak tercongkel pakai leter 'T'. Alhasil, Arsyad pun geleng kepala. Ternyata maling yang dimassa itu adalah pelaku yang coba mengambil kretanya saat sholat. Setelah dimassa tak lama kemudian petugas Polsek Sunggal tiba di lokasi. Barulah diketahui bahwa nama pelaku Harvey Jaka, usia 37 tahun warga Jalan Pales Raya, Kelurahan Simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan. Karena kondisi pelaku sudah kritis akibat diamuk massa, terakhir polisi memboyongnya ke RSU Bhayangkara Medan. (Mtc/tim)