MATATELINGA, Medan: Emosi warga tertumpah saat melihat rekonstruksi aksi pembunuhan sadis Andi Lala Cs di lokasi kejakan Jalan Mangaan Gang Benteng, Mabar, Senin (8/5/2017). "Matikan aja tuh!!" teriak kaum wanita yang kesal atas sikap pelaku dan kawan-kawannya. "Tak punya hati, lebih baik mati," sergah warga lagi. Memang, sedari awal warga telah memadati lokasi rekon. Sementara Roni mengenakan tongkat penyangga, karena luka di kedua tukang keringnya. Andi Saputra juga terpincang dengan luka tembak di kakinya. "Woi, kurang ajar kau," teriak warga saat Andi Lala Cs dibawa melintas. Berbagai ungkapan kasar pun diucapkan kepada tersangka pembunuhan sadis itu.Bahkan, ada warga yang menangis sambil menyumpahkan para pelaku. Polisi berupaya menenangkan dan menyatakan para pelaku bakal mendapat hukuman setimpal. Sementara itu, polisi terpaksa menggunakan boneka sebagai pengganti korban untuk melengkapi acara rekonstruksi. Diberitakan, Andi Lala dibantu keponakannya, Roni Agara ,21, dan Andi Saputra ,27, membunuh pasangan suami istri Riyanto ,40, dan Sri Ariyani ,38, kedua anak mereka, Syifa Fadillah Hinaya atau Naya ,14, dan Gilang Laksono ,11, dan mertua Riyanto, Marni ,60,. Di tubuh mereka ditemukan luka bekas hantaman benda tumpul. Sementara seorang balita, Kinara ,4, kritis akibat perbuatan pelaku. Para korban ini masih berkerabat dengannya.Pembunuhan itu terjadi di rumah korban di Jalan Mangaan Gang Benteng, Mabar, Minggu (9/4) dini hari. Setelah diselidiki, polisi akhirnya mengungkap kasus pembunuhan ini. Andi Lala diringkus di Indragiri Hilir, Riau Sabtu (15/4) subuh. Roni dan Andi Saputra lebih dulu ditangkap, masing-masing di Tanjung Morawa dan Air Batu, Asahan. (Mtc/tim)