Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Pak Bupati Taufan...Murid SDN 010027 Sudah Resah!! Bau Limbah Menyengat

Pak Bupati Taufan...Murid SDN 010027 Sudah Resah!! Bau Limbah Menyengat

- Kamis, 18 Mei 2017 09:59 WIB
Mtc/benawi
Camat Simpang Empat saat berdialog dengan pedagang ayam potong.
MATATELINGA, Asahan: Setelah beberapa kali diberitakan, akhirnya Camat Simpang Empat, Armansyah mengambil tindakan terhadap pengelola pasar tradisional yang menggelar dagangan dekat SD Negeri 010027. Pasalnya selama dua tahun ini sekolah tersebut bau sampah ayam dan ikan. Keterangan Armansyah didampingi  Syafruddin serta Kepala Puskemas Simpang Empat, Kasek SDN 010027 kepada Matatelinga.com di lokasi penumpukan limbah ayam potong yang dihasilkan oleh pedagang pasar tradisional tersebut, Rabu (17/5/2017) mengatakan tumpukan limbah dan sampah yang dihasilkan pasar tradisional ini sudah sangat meresahkan warga setempat. Terlebih lagi pembuangan sampah maupun limbah pasar ini sangat berdekatan dengan sekolahan, sehingga limbah tersebut bila kena sinar matahari menimbulkan bau yang sangat menyengat. Camat simpang empat juga mengatakan tumpukan sampah tersebut saat ini sudah mencapai dua meter lebih. "Dan informasi yang saya terima, pihak pengusaha lapak pasar ini tidak pernah membuang sampah tersebut ke tempat pembuangan akhir sampah sebagaimana mestinya," sebutnya.Akibat dari bau busuk sampah tersebut anak murid sekolah SDN 010027 yang sangat berdekatan dengan lokasi sampah tersebut terganggu dalam belajarnya. Selain itu sudah banyak anak murid maupun guru yang terserang penyakit Ispa, dan itu sudah dibuktikan saat anak murid dilakukan pemeriksaan medis di Puskemas Simpang empat pada tanggal 12 Mey 2017 lalu.Dari hasil pemeriksaan medis terhadap anak murid sekolah tersebut dapat diketahui sebanyak  lima orang anak murid positif terserang Ispa dan satu orang anak murid terserang Tonsilitis  serta satu orang guru honor sekolah tersebut dalam diagnosa dokter terkena Rhinitis Alergi, terhadap guru honor tersebut sempat dirujuk ke RSU HAMS Kisaran untuk perawatan yang lebih insentif. Tindakan yang dilakukan pihak pemerintahan kecamatan dalam mengatasi persolan ini, dengan berkoordinasi pihak Lingkungan Hidup di Pemkab Asahan. Kemudian sudah melaporkan ke Bupati Asahan. "Kami juga tetap mengupayakan pengusaha lapak pasar ini untuk dapat hadir dalam pertemuan yang kami lakukan. Untuk merelokasi pedagang yang berada di pasar tradisional ini, kami belum mendapatkan petunjuk dari Bupati Asahan, dan lagi untuk kecamatan Simpang Empat ini pasar tradisional ini semuanya milik perorangan, Pemkab Asahan tidak memiliki," tukasnya. (Mtc/ben)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

IKAN SAPU - SAPU DI DANAU TOBA: SAAT SOLUSI MENJADI MASALAH BARU

Berita Sumut

Terima Kunjungan Bupati Asahan, Bobby Nasution Pastikan Percepatan Pembangunan Infrastruktur

Berita Sumut

MTQN Ke 57 Tingkat Kabupaten Asahan Usai Sudah

Berita Sumut

Bupati Asahan Dukung Upaya Penguatan Rata Kelola BUMD

Berita Sumut

Bupati Asahan Pergi ke Mall Pelayanan Publik Tanpa Protokoler Dan Pengawal

Berita Sumut

Bupati Asahan Lepas Pawai Malam Takbiran