MATATELINGA, Asahan: Pasca banjir yang melanda sebelas kecamatan dan tiga puluh tujuh desa dengan rumah warga masyarakat Asahan yang terdampak banjir sebanyak 2085 rumah, Dinas Kesehatan Pemkab.Asahan telah memberikan pelayanan kesehatan bagi warga terdampak bajir.Keterangan Kepala Dinas Kesehatan Pemkab.Asahan dr.Aris Yudhariansyah kepada Matatelinga.com, Kamis (18/5/2017) diruang kerjanya mengatakan Dinas Kesehatan Asahan telah mengerahkan seluruh Puskesmas yang ada di Asahan guna memberikan bantuan pelayanan medis bagi warga masyarakat yang terdampak banjir beberapa waktu lalu, ujarnya.Kadis Kesehatan Asahan dr.Aris Yudhariansyah juga mengatakan dinas kesehatan juga melakukan kunjungan kepada korban banjir, hingga sejauh ini tidak ada warga masyarakat yang terdampak banjir tersebut yang tidak mendapatkan pelayanan medis.Petugas kesehatan juga dokter Puskesmas maupun yang ada di Dinas Kesehatan sudah turun tangan dalam pelayanan kesehatan.Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Dinkes Asahan beserta jajarannya dalam menangani dampak penyakit yang diakibatkan banjir diantaranya penyakit gatal gatal maupun alergi serta asma sudah tertangani dan tidak ada warga yang terdampak banjir tersebut dirawat inapkan, ungkapnya.Terpisah Bhakti ,39, warga dusun III desa Sei dadap kecamatan Sei Dadap Asahan mengatakan sehari setelah dusun III dan IV desa Sei dadap terendam air luapan sungai belidah , pihak tim kesehatan kabupaten Asahan langsung mendirikan posko kesehatan didusun ini, dan alhamdulillah hingga saat ini warga tidak ada yang terserang penyakit, warga tang nengalami penyakit gatal gatal langsung ditangani oleh petugas kesehatan tersebut, kami warga masyarakat didesa ini berterima kasih kepada Bupati Asahan yang tanggap dengan bencana yang menimpa warganya, tukasnya.(Mtc/Ben)