MATATELINGA, Batubara: Pengerjaan rabat beton Jalan Lingkungan I Kelurahan Pangkalan Dodek Baru, Kecamatan Medang Deras, Batubara milik Dinas Perumahan Hunian dan Pemukiman (Perhukim) Batubara disoal warga. Masalahnya, proyek dengan nama kegiatan pembangunan jalan Link l Kelurahan Pangkalan Dodek Baru yang dikerjakan CV IA berbiaya Rp 189.300.000 itu dianggap warga tidak sesuai dengan bestek.Salah seorang pengguna jalan, Lelek mengaku, Selasa (23/5/2017) menyatakan sangat menyesalkan dengan pengerjaan yang dilakukan rekanan. Sebab katanya, saat mulai dikerjakannya, campuran semen, pasir, air dan batu tidak sebanding. Bahkan pekerjaan rabat terkesan asal jadi. "Selayaknya pekerjaan tersebut harus dihentikan, sebab lebih banyak air dan pasir aja, kalau kulihat asal jadilah dan tidak bermutu," katanya. Zulkarnain alias Anen warga Desa Nenas Siam mengaku sebagai pengawas lapangan mengatakan bahwa pengerjaan jalan tersebut sudah sesuai dengan bestek. "Aku pengawas lapangan dari Leo Manurung, kalau yang kami kerjakan sudah sesuai dengan gambar, kalau gambar nya ada tapi tinggal pula di rumah," kilahnya. Lurah Pangkalan Dodek Baru, Muhammad Yani SH saat ditanyai melalui seluler menyatakan tak ada menerima laporan dari pihak kontraktor dan baru mengetahui ketika dihubungi. "Saya baru tau ini karena memang tidak ada laporan, jika dianggap bermasalah, stop pekerjaannya," ucap Yani. Terpisah, Camat Medang Deras Ramlis SH juga mengaku tidak mengetahui adanya pengerjaan rabat beton di daerahnya. "Saya tidak tahu," ketusnya. Amatan wartawan di sepanjang jalan rabat beton itu, tinggi sisi kanan kiri berpariasi antara 16-17 hingga 20 Cm. Begitu juga dengan ketinggian dan ketebalan berkisar 10 -12 Cm, selain itu pengerjaanya tiada hambatan tanpa adanya pengawasan dari Pemerintahan setempat maupun Dinas terkait.(Mtc/tim)