MATATELINGA, Asahan: Menjelang puasa, Satuan Polisi Pamong Praja Asahan melakukan penertiban terhadap pedagang kaki lima di sepanjang Jalan Diponegoro dan Jalan Listrik Kisaran, Jumat (26/5/2017). Akibat penertiban PKL tersebut pedagang nyaris bentrok.Hendri ,32, warga Kisaran Barat yang menggelar dagangan di bahu Jalan Diponegoro kepada Matatelinga.com mengatakan sedikit kecewa terhadapa penertiban tersebut. "Ini mau puasa, kami juga pingin punya uang untuk mencukupi kebutuhan hidup, kami pedagang ini memang memiliki kios di lantai II pasar inpres ini. Namun di atas tidak pernah ada pembelinya, dasar itulah kami turun dan menggelar dagangan di kaki lima ini," ujarnya.Hendri juga mengatakan bila Satpol PP Asahan ini masih nekad menggusur pedagang di pinggir jalan ini, terpaksa mereka melakukan perlawanan. Pedagang di kaki lima ini sudah siap menghadapi segala resiko yang ada. "Dan hendaknya pak Bupati Buya Taufan dapat memberikan kesempatan bagi kami pedagang kecil ini," ungkapnya.Secara terpisah Kasat Pol PP Isa Harahap yang dihubungi melalui selularnya mengatakan penertiban terhadap PKL tersebut semata untuk menghindari kemacetan arus lalu lintas yang ada di sekitar pasar inpres. "Kami sadar dengan adanya penertiban tersebut dapat dipastikan akan terjadi gejolak keributan, namun tugas kami tetap harus dijalankan dan lagi pedagang tersebut sudah memiliki tempat atau kios yang berada di lantai atas pajak inpres tersebut, namun mereka masih tetap saja berjualan dengan memakai bahu jalan, akibatnya kemacetan arus lalu lintas yang terjadi," tukasnya. (Mtc/ben)