MATATELINGA, Asahan: Limbah sampah yang menumpuk di samping kiri SD Negeri 010027 Simpang Empat, kini telah bersih. Dengan demikian aktivitas belajar mengajar di sekolah tersebut bisa nyaman tanpa aroma bau menyengat. Camat Simpang Empat drs.Armansyah kepada Matatelinga.com, Sabtu (27/5/2017) mengatakan berkat kerjasama yang baik antara pengelola pasar tradisional dengan pihak terkait, akhirnya limbah sampah hasil produksi pasar tersebut sudah dapat teratasi dengan cara membongkarnya. Armansyah juga mengatakan proses pembongkaran limbah sampah tersebut memakan waktu hingga empat hari. Semula dilakukan secara manual namun akhirnya menggunakan alat berat excavator dengan dibantu armada pengangkut sebanyak lima unit.Ke depan anak murid SD Negeri 010027 Simpang Empat yang lokal kelasnya sangat berdekatan dengan lokasi limbah sampah tersebut tidak lagi terganggu oleh bau busuk sampah tersebut.Dan pihak pengelola pasar tersebut juga telah memasang papan himbauan agar masyarakat maupun pedagang yang menempati pasar tersebut tidak lagi membuang limbah sampah ditempat semula, namun membuang limbah sampahnya ditempat yang sudah disediakan pemerintah cq Dinas Lingkubgan hidup Asahan.Setelah limbah sampah tersebut bersih, selanjutnya pihak pengelola berkewajiban untuk melakukan penimbunan pasir maupun tanah di lokasi bekas sampah. Itu dilakukan untuk lebih membuat lokasi pasar terlihat bersih dan sehat. "Saya selaku kepala pemerintahan di kecamatan Simpang empat, berharap jangan lagi ada persoalan, biarkan warga masyarakat berusaha untuk menumbuh kembangkan perekonomian rakyat di Kecamatan Simpang Empat ini, dengan aman dan tentram," ungkapnya.Sementara Plt.Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bambang mengatakan Dinas Lingkungan Hidup Asahan akan memberikan bak sampah angkut (amrul) yang diletakkan di lokasi pasar. Dengan ketentuan pihak pengelola pasar berkewajiban membayar kontribusinya berdasarkan Perda Kabupaten Asahan yang telah ada.(Mtc/ben)