MATATELINGA, Medan: Penertiban terhadap para pelaku asmara subuh di Jalan Ring Road, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal terus berlanjut. Senin (29/5/2017), sebanyak 4 unit sepeda motor kembali diamankan lantaran keempat pengendaranya tidak dapat menunjukkan kelengkapan surat sepeda motor yang dikendarainya. Selain itu tim gabungan melalui Satlantas Polrestabes Medan juga menilang sejumlah pengendara sepeda motor karena tidak mengenakan helm.Yang menarik lagi dalam penertiban di hari ketiga Ramadhan ini, tim gabungan menerapkan hukuman push-up dan squat jump bagi pengendara yang sepeda motornya tidak lengkap guna memberikan efek jera. Seperti yang dialami salah seorang mahasiswa sekolah pelayaran, dia harus menjalani hukuman push- up karena bagian depan sepeda motornya tidak ada nomor polisinya.Sebelum menjatuhkan hukuman push-up, beberapa petugas tim gabungan lebih dahulu melakukan pemeriksaan. Ternyata surat sepeda motor yang dikendarainya lengkap, hanya nomor polisi bagian sepeda motornya tidak ada. Untuk memberi pelajaran agar tidak melakukan kesalahan itu lagi, pemuda tersebut disuruh push-up.Tak lama berselang tim gabungan yang tediri dari unsur Polrestabes Medan, Marinir, Denpom I/5 Medan, TNI AU, Dinas Perhubungan, Kodim 0201/BS, Dinas Perhubungan Kota Medan, Satpol PP beserta seluruh unsur Kecamatan Medan Sunggal menghentikan sepeda motor yang juga dikendarai seorang pemuda.Dalam penertiban yang dilakukan mulai pukul 06.00 WIB itu, tim gabungan kemudian menghentikan seorang pria mengenakan kaos loreng salah satu satuan TNI yang mencoba menerobos hadangan. Lantaran mengenakan kaos loreng, tiga petugas Denpom I/5 Medan pun langsung mengintrogasinya.Ternyata pria itu bukan aparat TNI dan STNK sepeda motor yang dikendarainya tidak sesuai dengan nomor polisi. Di STNK, masa berakhir tertulis 2015, sedangkan di nomor polisi tertera 2020. Ketika itu dipertanyakan, pria bersangkutan tidak bisa menjawabnya. Kemudian tim gabungan memeriksa bagasi di bawah jok sepeda motornya, ditemukan kemeja merah lengan pendeek bergaris-garis."Semoga penertiban yang kita lakukan ini memberikan manfaat bagi masyarakat pengguna jalan. Kita berharap penertiban ini dapat memberikan efek jera agar tidak ada yang ugal-ugalan di jalan raya," harap AKP Enan S. (Mtc/amr/rel)