MATATELINGA, Batubara: Mobil ambulance hewan BK 416 V yang berada terparkir disamping kantor Dinas Peternakan dan Perkebunan (Disnakbun) Batubara bakal jadi barang rongsokan. Masalahnya, ambulance berlogo orang hutan itu sepertinya luput dari perhatian pihak dinas. Itu terlihat dari kondisi cat body sudah memudar, bagian mobil yang mulai berkarat dan setengah ban-nya sudah ditumbuhi rerumputan. Menurut informasi diterima wartawan dikantor itu (8/6/2017), ambulance sudah dua tahun tidak bergerak. Selain itu masih ada satu unit lagi ambulance hewan yang diparkir di Rumah Potong Hewan (RPH) dan mengalami kerusakan. 'Hingga kini belum dilakukan perbaikan yang berakibat mobil tidak dapat dioperasikan. Salah seorang staf kantor Disnakbun mengatakan bahwa mobil baru sekira dua bulan terpakir. Ditanya rumput sudah mulai tumbuh di ban mobil, staf cewek itu terdiam. Ir Mukhlis menyayangkan aset yang dibeli dengan uang pemerintahan itu tidak terurus dan terkesan mubazir. Menurutnya, oknum Kadis patut dipertanyakan, jangan-jangan ada biaya perawatan mobil dan biaya operasional yang tidak jelas. "Keuangan pada dinas itu layak dipertanyakan," sebutnya. Sayangnya hingga berita ini dikirim keredaksi Kadisnakbun Hasryansah Idris, ketika hendak dikonfirmasi dikantornya sedang tidak berada ditempat. Ketika dihubungi melalui telepon nomor 0811-613- ****, guna dikonfirmasi juga tidak berhasil. (Mtc/Maz)