MATATELINGA, Medan: Sebagai tindak lanjut terbentuknya Tim Percepatan Persiapan Pengusulan Geopark Kaldera Toba (GKT) menjadi Global Geopark Network UNESCO, Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Brigjen (Purn) Hj. Nurazijah Marpaung, SH, MH sebagai Ketua Tim menggelar rapat dengan instansi terkait di ruang Beringin Lantai 8 Kantor Gubsu, Jalan P. Diponegoro No. 30 Medan, Jumat (9/6/2017).Dalam rapat tersebut dibahas 5 rekomendasi UNESCO yang akan dilaksanakan, diantaranya Pertama, Rencana Edukasi yang dilaksanakan terpadu pada masing-masing geoarea yakni Geoarea Porsea, Haranggaol, Sibanding dan Samosir sehingga mempersatu keempat geoarea dengan tema Geopark Supervolcano, memberikan informasi terkait edukasi dan display pada pusat informasi pengunjung yang baru, mengidentifikasi geosite yang paling penting untuk menyampaikan cerita tentang supervulcano.Pada kesempatan tersebut Wagubsu Nurhajizah mengimbau agar semua stakeholder dapat bekerjasama dan bersinergi dengan 7 kabupaten di antaranya Simalungun, Toba Samosir, Humbang Hasundutan, Tapanuli Utara, Samosir, Dairi dan Karo dan masyarakat luas dalam rangka megejar pembenahan sesuai dengan rekomendasi tim UNESCO.Beliau menegaskan jika diperlukan agar dapat langsung turun ke kabupaten yang ada di kawasan Danau Toba. Melakukan pemetaan penataan yang perlu dilakukan. Sehingga masing-masing memahami apa yang harus dilakukan.Dengan demikian akan bisa secara paralel berjalan antara pembenahan di lapangan dan pengerjaan dossier yang akan diajukan pemerintah pusat ke Unesco, pungkas wagubsu. Hadir dalam rapat para SKPD terkait dan Ketua Badan Pengelola Geopark Kaldera Toba.(Mtc/amr/rel)