MATATELINGA, Labura: Nurdin Sinaga kalap. Anak dan istrinya dihabisi dengan cara sadis. Sang istri, Romeli Siregar ditemukan tewas di ruang tengah rumah, sedangkan anaknya Lastiur meregang nyawa di dapur. Kisah gempar melanda Labuhanbatu Utara ini terjadi di rumah pria 57 tahun di Dusun Tani Makmur Blok XI, Desa Teluk Pulai Dalam, Kecamatan Kualuh Ledong, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Jumat (10/6/2017) malam. Kepala Dusun Tani Makmur Jastro Malau mengatakan, sebelum membunuh anaknya, Nurdin lebih dulu membunuh istrinya. Setelah melakukan pembunuhan tersangka kemudian melapor kepada Jastro Malau. Kemudian Jastro melapor ke Polsek Kualuh Hilir dan meringkus pelaku."Pelaku datang ke rumah dan mengaku telah membunuh anak dan istrinya dan menyuruh saya untuk melihat ke rumahnya. Namun pelaku ketika ditanya tidak menyebutkan mengapa ia melakukan pembunuhan," ujar Malau seperti dilansir salah satu media, Minggu (11/6/2017). Sebelum peristiwa itu terjadi pelaku dan istrinya pergi ke warung dan cekcok. Kemudian pelaku dan istrinya pulang ke rumah dan kembali cekcok. Pelaku kemudian mengambil babat dari samping rumah dan mengayunkan ke bagian kepala dan tubuh istrinya.Mendengar suara gaduh, Lastiur terbangun. Namun pelaku mengejar putrinya itu yang merupakan pelajar Kelas XII SMK Siborongborong hingga ke dapur dan pelaku mengayunkan babat ke tubuh anaknya hingga putrinya itu terjatuh. Mirisnya, usai membunuh Nurdin masih sempat membersihkan diri di kamar mandi. Kapolsek Kualuh Hilir AKP Joni Tampubolon menerangkan, tersangka cemburu sama istrinya, ada permainan di HP, SMS mesra, ditambah kalimat yang dikeluarkan istrinya.(Mtc/jpnn/net)