Matatelinga - Medan, Pulang ngantarkan kawan, Agus Riyandi (25) warga Jl Santun Kec Medan Kota yang berprofesi sebagai Sekurity Citra Garder yang berada di Jl Jamin Ginting Medan, meninggal dunia setelah disenggol mobil box di Jl SM Raja Medan tepatnya di depan Makam Pahlawan Medan, Senin (27/1/2014) malam sekira pukul 08.00 Wib.Saat ditemui di lokasi kejadian, Irwansyah (33) warga Jl Denai Medan yang merupakan saksi dalam peristiwa ini mengatakan, kalau saat itu korban tidak mengenakan helm melaju dengan kecepatan yang tidak terlalu cepat. Namun, satu unit mobil box yang berada tepat dibelakangnya memotongnya dari sebelah kiri."Saat itu, aku berada tepat dibelakang mobil box itu. Mobil iti coba memotong laju kretanya dari sebelah kiri," ucap lelaki yang berprofesi sebagai supir betor tersebut.Kemudian, beber lelaki bertubuh gempal tersebut mengatakan, saat memotong tersebutlah stang kreta anak ke 2 dari 5 bersaudara itupun kena sama pantat belakang mobil box. "Itulah yang membuat korban terjatuh. Saat itu dia enggak pake helm. Pas pula saat itu kepalanya yang terhempas ke aspal," ucapnya.Setelah menyenggol kereta korban, tambah Irwansyah, supir mobil box tersebut langsung melaju kencang menuju arah Jl HM Joni Medan. "Langsung ngebut mobil itu ke arah Jl HM Joni. Korban tabrak lari dia," pungkasnya.Amatan wartawan dilokasi, akibat kejadian tersebut arus lalu lintas mengalami kemacatan. Pasalnya, kecelakaan tersebut menjadi perhatian pengguna jalan. Sementara itu, sepeda motor korban masih tampak mulus. Hanya saja, handel gigi tariknya lari.Berselang sekira 10 menit kemudian, petugas PMI Medan yang dihubungi masyarakat langsung datang ke lokasi dan selanjutnya membawa anak pasangan Ramli dan Farida tersebut ke RS Pirngadi Medan. Kemudian, sekira 1 jam jenazah korban di RS Pirngadi Medan keluarga korbanpun tiba.Kepada wartawan, Ramli (53) mengatakan, saat itu korban permissi kepadanya untuk mengantarkan temannya. Pasalnya, sepeda motor miliknya dipinjam temannya. "Dijemput kawannya dia tadi. Soalnya kretanya dipinjam temannya. Inilah mau ngambil kretanya," pungkasnya.Sementara itu, petugas PMI Medan yang membawa korban ke RS Pirngadi, Irsal mengatakan, kalau posisi jenazah sewaktu di temukan telungkup di badan jalan. "Telungkup tadi mayatnya bang. Posisinya gak jauh dari kretanya bang. Waktu kami datang, korban sudah meninggal bang," ucapnya singkat.(Adm)