MATATELINGA, Sidempuan: Seseorang masih punya momentum tersendiri. Bahkan sangat diinginkan. Begitu juga halnya Gubsu HT Erry Nuradi. Di Masjid Agung Al-Abror, Padangsidempuan, orang nomor satu di Pemprovsu itu mengungkapkan rasa rindunya. Kerinduan itu dikatakan Erry Nuradi saat sholat Subuh berjamaah dengan jamaah Masjid Agung Al-Abroro. "Inilah momentum yang paling saya rindukan. Sholat Subuh berjamaah bersama di Tapanuli Selatan ini. Dan tidak terasa kita sudah memasuki 20 Ramadan. Waktu itu seakan cepat berjalan, detik ke menit, menjadi jam, hari, minggu, bukan dan tahun. Umur kita terus bertambah, karenanya kita harus selalu bersyukur dengna bertaqwa kepada Allah SWT. Mari berlomba berbuat kebaikan," ujar Gubernur. Bulan Ramadan disebutkan Gubernur, merupakan kesempatan bagi umat muslim meningkatkan iman dan ketaqwaan. Juga sebagai momentum memohon pengampunan dari Allah serta memaafkan atas khilaf kepada sesama manusia.Erry juga mengatakan bahwa Sumatera Utara, dengan 33 kabupaten/kota, provinsi terbesar keempat di Indonesia, ditakdirkan Allah sebagai negeri berbilang kaum. Di mana ada banyak suku di dalamnya, delapan etnis lokal, berbagai etnis nusantara mau pun mancanegara. "Walau pun berbeda-beda, namun masyarakatnya masih bisa harmonis. Karenanya ia meminta agar seluruh masyarakat mendukung pembangunan yang dilakukan baik oleh pemerintah kabupaten/kota, provinsi maupun pemerintah pusat," ujar Erry.Sementara khusus untuk Tabagsel lanjut Gubernur, banyak pejabat pimpinan SKPD di Pemprov Sumut, berasal dari kawasan di lima kabupaten/kota itu. Dari jumlah 47 kursi, lebih dari 50 persennya (26 orang) adalah orang bersuku 'Selatan'. Karenanya ia meminta agar semua pihak melaksanakan tugas dengan baik serta selalu berbaik sangka.Kegiatan silaturahim tersebut juga dilengkapi dengan pemberian sumbangan Alquran untuk masjid dan pembagian kain sarung kepada ratusan jamaah salat subuh Masjid Al-Abror Padangsidimpuan.(Mtc/amr/rel)