MATATELINGA, Labuhan: Tak mengindahkan di bulan suci Ramadhan, para pengelola lokasi judi di kwasan Paaar 7 Desa Manunggal didatangi ratusan anggota dari ormas Islam laskar Mazillah (Majelis Zikir Ashsolah). Namun, para pengelola disenyalir sudah mempersiapkan orang bayaran jauh hari sebelumnya, sehingga dihadang dan terlibat "bentrok". Bentrokan pecah ketika pasukan laskar Mazillah hendak menuju ke lokasi perjudian terbesar di Medan tersebut,ketika sampai di jalan Veteran pasar 5 desa Helvetia kecamatan Labuhan Deli massa ormas islam tersebut mendapat serangan dari massa yang sudah menunggu mereka. Salah seorang anggota laskar Mazillah menyebutkan bahwa mereka dari percut hendak ke lokasi judi di desa Manunggal namun di hadapan massa. "kami tadi dari percut mau ke lokasi judi terbesar di medan di pasar 7, tetapi saat sampai sini kami dihadapi sama preman bayaran bandar judi itu, gitu di serang ya kita balik serang lah massa itu" , sebut nya. Mendapat serangan balik dari laskar islam, massa yang pada awal nya menyerang ormas tersebut akhir nya lari tunggang langgang karena pasukan laskar Mazillah terus maju menyerang massa tersebut.Namun hal itu tak berlangsung lama, karena tak lama bentrokan terjadi personil kepolisian dari Polres Pelabuhan Belawan di pimpin Kapolres AKBP Yemi Mandagi langsung mengambil alih situasi. Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Yemi Mandagi kepada wartawan menjelaskan bahwa pihak nya akan menindak lanjuti laporan masyarakat tentang judi tersebut. "Tadi ada kegiatan dari ormas Islam yang bergerak dari arah percut ke wilayah Labuhan Deli, tepat nya di pasar 5 Helvetia rombongan ormas islam tersebut dihadapi oleh masyarakat yang tidak setuju dengan kegiatan ormas tersebut hingga terjadi bentrokan dan saling lempar batu antara kedua kubu. Namun situasi cepat kita ambil alih sehingga keadaan cepat terkendali, setelah itu kita minta kepada pimpinan aksi Ustad Dahrul untuk membubarkan diri setelah sholat dzuhur. Saat ini mereka sudah kembali ke Percut dengan pengawalan anggota kita dan personil dari Brimob", jelas Yemi. Yemi juga akan menindak lanjuti laporan dan informasi dari masyarakat tersebut, apabila terbukti benar adanya perjudian maka pihak nya akan menindak dan menutup tempat judi tersebut. Akibat dari bentrokan tersebut, arus lalu lintas di jalan Veteran pasar 5 sempat macet total karena pengendara kendaraan bermotor takut untuk melintas, namun hal itu cepat di atasi oleh personil polisi yang tiba di lokasi bentrokan.(Mtc)