Matatelinga - Medan, Pelaku perampokan bersenjata api yang terjadi di Jalan T Amir Hamzah Medan Helvetia, Selasa (28/1g2014) bermodus deptcolector.
"Dibilang pelaku sepeda motor saya pembayaran nunggak," kata seorang korban bernama Josua Alberto Sianipar (22) warga Jalan Sei Wampu di Polsek Medan Helvetia.
Dia menjabarkan, para pelaku yang berjumlah empat orang mengendarai tiga sepeda motor itu memepet dirinya. Setelah itu, para pelaku merampas sepeda motor yamaha vega BK 5097 AU miliknya dengan alasan pembayaran kredit menunggak.
"Langsung dirampas motor saya, ada satu orang mengeluarkan senjata api," pungkas dia.
Tidak mau sepeda motor hilang begitu saja, kedua korban sempat melakukan perlawanan dan meminta tolong kepada warga.
"Dirampas, kami juga dipukuli, tapi kami melawan. Satu orang dapat bang," pungkasnya.
Warga yang mengetahui kejadian itu mencoba mengejar para pelaku dan berhasil menangkap satu orang. Dari seorang pelaku itu, warga mendapatkan satu pucuk senjata air soft gunt, kartu tanda anggota TNI palsu.
"Ada tadi menolong kami, pake senpi bang," terang dia.
Kemudian warga dibantu oleh anggota TNI dari Kodim memboyong pelaku ke Polsek Helvetia. Dari pantauan di Polsek, pelaku berpostur tegap itu diperiksa di ruang penyidik.
Seperti diketahui, Dua pemuda Josua Alberto Sianipar (22) warga Jalan Sei Wampu dan Maruli Tua (24) warga Jalan Pembangunan, dirampok oleh empat pria bersenjata api di Jalan T Amir Hamzah Medan Helvetia, Selasa (28/1/2014).
(Uut/Adm)