MATATELINGA, Medan: Ini mungkin pelajaran bagi pengendara tabrak lari. Karena tak bertanggung jawab akhirnya kena balanya sendiri. Kisah apes itu dialami Tunangan Sitohang. Pria 27 tahun yang seharinya supir angkot ini sebelumnya menabrak seorang pengendara. Nah, usai menabrak, dia meniggalkan angkotanya. Ya, saat itu Tunangan coba melarikan diri. Namun sayang, pas lompat dari angkotnya, malah dia tewas tergilas truk di Jalan Asrama, Kecamatan Medan Helvetia, Senin (19/6/2017) petang. "Awalnya supir angkot itu udah nabrak orang kian, ada pengendara yang ditabraknya sampai terjatuh, kencang kali pulaknya dia bawa angkot," kata B Parhusip ,36, warga sekitar kepada wartawan.Bukannya berhenti, lanjutnya, pengendara angkot itu malah tancap gas, meninggalkan korban. Tak ayal, sejumlah warga dan pengendara lalu mengejar angkot itu. Sesampainya di Jalan Asrama persis di depan Komplek Bumi Asri, B Parhusip mengatakan, korban perlahan melambatkan laju kendaraannya dan menepikan di pinggir jalan."Begitu berhenti, terus dibukanya pintu lari dari dia (korban), menyebrangi jalan, tanpa lihat kiri-kanan," ungkapnya. Petaka pun tiba, baru beberapa meter berlari, dari arah belakang melaju truk kontainer. Brakkk!!, korban tersungkur ditabrak truk tersebut. Warga sekitar yang menyaksikan kejadian itu pun tercengang, melihat korban dalam kondisi mengerikan bersimbah darah.Kapolsek Helvetia Kompol Trila Murni kepada wartawan, Senin malam menjelaskan kejadian itu menyebabkan korban tewas ditempat, dan divisum ke RS Adam Malik Medan. "Supir truknya bernama Misran (63) sudah diamankan, sedangkan barang bukti dibawa ke Kayu Putih," pungkasnya. (Mtc/tim)