Matatelinga - Medan, Terkait perampokan mesin ATM BCA di dealer Yamaha Alfa Milenium Jalan Kapten Sumarsono No.180 Medan, Sat Reskrim masih menunggu hasil dari Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Poldasu untuk menentukan apakah mobil yang ditemukan benar milik pelaku."Kita sudah melakukan olah TKP sebanyak tiga kali dan mencocokkan dengan rekaman CCTV yang ada," jelas Kasat Reskrim Polresta Medan Kompol Jean Calvijn Simanjuntak, Selasa (28/1) siang.Dia menjelaskan, setelah memeriksa saksi-saksi, pihaknya akan berkordinasi kembali kepada pihak lab forensik untuk menentukan apakah ada barang bukti yang tertinggal di TKP. "Mobilnya sendiri sudah kita amankan. Saksi-saksi juga kita periksa. Kita tengah menunggu uji lab forensik, apakah ada barang bukti yang tertinggal. Misalnya cat mobil. Ini nanti akan diketahui setelah uji lab," terangnya. Saat mengamankan mobil Nissan-Xtrail, petugas Polresta Medan bekerjasama dengan Polresta Binjai turut mengamankan seorang sopir mobil yang diduga ikut dalam aksi perampokan tersebut. Ditanya mengenai hasil pemeriksaan sopir itu, Calvijn belum mau memberikan keterangannya secara rinci. "Ada nama yang sudah kita kantongi, tapi saya belum bisa jelaskan. Karena kasus ini masih dalam tahap penyelidikan," ujarnya. Calvijn juga menyebut, bahwa mobil Nissan-Xtrail yang diamankan itu bukanlah mobil rental, melainkan mobil milik pribadi. "Inilah yang lagi kita dalami. Mudah-mudahan saja cocok dengan hasil uji lab forensik," terangnya.Seperti diketahui, mesin ATM BCA di Jalan Kapten Sumarsono, Helvetia persisnya di showroom Yamaha Alfa Scorpio dirampok komplotan perampok pada Sabtu (25/1) dinihari sekira pukul 01.45 WIB. Perampok yang berjumlah lima orang ini berhasil melumpuhkan seorang petugas satpam Zufri dan selanjutnya pelaku berhasil menggondol brankas mesin ATM BCA berisi uang ratusan juta rupiah.(Uut/Adm)