MATATELINGA, Asahan: H-1 hari raya Idhul Fitri 1438 H kelangkaan gas elpiji ukuran tabung 3 kilogram semakin susah didapat warga masyarakat kota Kisaran, Sabtu (24/6/2017).Keterangan Yusna ,28, warga kelurahan Sentang kecamatan kota kisaran timur kepada Matatelinga.com ,Sabtu (24/6/2017) mengatakan sudah sepekan lebih kami susah untuk mendapatkan gas elpiji ukuran 3 kilogram, sementara menurut informasi yang kami terima pihak Pertamina menambah kouta gas elpiji untuk Asahan, namun kenyataannya kami tetap sulit mendapatkannya.Kalaupun ada dikedai kami harus merogoh kocek Rp.25 ribu hingga Rp.30 ribu per tabung ukuran 3 kilogram, sementara biasanya kami membeli Rp.20 ribu pertabungnya, ujarnya.Secara terpisah kadis infokom Rahmaf Hidayat Siregar,S.Sos,M.Si ketika dikonfirmasi melalui selularnya, Sabtu (24/6/2017) sekira pukul 11.30 wib, mengatakan Pemkab.Asahan melalui dinas perekonomian telah diperintahkan Bupati Asahan untuk menambah kouta has elpiji ukuran 3 kilogram dalam menghadapi lebaran ini, dan menurut informasi kouta dimaksud sudah didistribusikan, namun kenyataannya kelangkaan gas elpiji tersebut juga masih langka, sehingga kamipun menjadi bingung kemana larinya gas elpiji tersebut.Hari ini Dinas Perekonomian Pemkab.Asahan telah diperintahkan untuk turun kelapangan guna mengantisipasi gejolak akibat ketiadaan gas elpiji ukuran 3 kilogram, pungkasnya.(Mtc/Ben)