MATATELINGA, Medan: Densus 88 Antiteror Mabes Polri terus mengembangkan kasus penyerangan Polda Sumut. Info teranyar menyebut bahwa kelompok tersebut telah mencetak buku ISIS untuk disebarluarkan ke wilayah Sumatera Utara. Dari tangan mereka Densus 88 mengamankan ratusan buku-buku tentang paham radikalisme sesuai dengan paham dilakukan ISIS. "Mereka saat ini masih berstatus saksi dan tengah mengikuti pemeriksaan di Mapolda Sumatera Utara," kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Rina Sari Ginting, Senin (26/6/2017).Rina mengatakan, dengan ditangkapnya keempat orang tersebut, sampai saat ini sudah sebanyak 12 orang yang diamankan Densus 88 terkait jaringan kelompok teror yang menyerang Mapolda Sumut, hingga tewasnya seorang polisi Ipda Anumerta M Sigalingging."Dari 12 orang itu lagi, satu sudah kita naikkan statusnya sebagai tersangka. Inisialnya HP alias B. Dia berperan sebagai penyurvei dan menetapkan lokasi Polda Sumut," kata Kombes Rina.Penangkapan empat orang yang patut diduga menyebarluaskan paham ISIS ini merupakan hasil pengembangan yang dilakukan Densus 88 Anti-teror Mabes Polri di rumah tersangka SP di Jalan Pelajar Timur, Gang Kecil, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan.Dari rumah tersebut ditemukan sejumlah buku bertajuk cara-cara serangan bunuh diri, lalu buku untuk anak-anak tentang kisah perang, buku-buku pemahaman tentang ISIS dan poster bergambar pemimpin ISIS Abu Bakar Al Baghdadi. (Mtc/okz/net)