MATATELINGA, Medan: Tim seleksi calon anggota panitia pengawas pemilih (panwaslih) kabupaten/kota se Sumatera Utara memperpanjang masa pendaftaran calon Panwaslih untuk Kabupaten Nias. Hal ini disebabkan peminat untuk menjadi panwaslih di kabupaten tersebut sangat minim."Hingga penutupan pendaftaran sampai pada pemeriksaan berkas yang kita lakukan pada hari ini, jumlah pendaftar untuk di Kabupaten Nias belum memenuhi kuota yakni hanya 7 pendaftar saja," katanya Sekretaris Timsel Calon Panwaslu Kaupaten/Kota untuk wilayah III, Faisal Mahrawa, Rabu (5/7/2017).Faisal menjelaskan, perpanjangan masa pendaftaran ini akan berlangsung sesuai dengan jadwal yang sudah disusun sebelumnya yakni pada 3 Juli hingga 7 Juli 2017 mendatang. Mereka berharap kuota minimal calon panwaslu akan tercukupi selama perpanjangan masa pendaftaran tersebut."Idealnya minimal ada 12 orang yang ikut mendaftar, sebab nantinya akan diseleksi hingga menghasilkan 6 nama yang akan diajukan kepada Bawaslu Sumut," ujarnya.Setelah masa perpanjangan tersebut, tim seleksi akan mengumumkan hasil pemeriksaan berkas kelengkapan seluruh calon anggotan panwaslih yang sudah mendaftar. Para calon yang dinyatakan lulus berkas akan mengikuti ujian tertulis yang akan digelar pada 3 lokasi sesuai wilayah pembagian kabupaten/kota tempat mereka mendaftar.Lokasi ujian untuk pendaftar dari wilayah I yakni Medan, Deli Serdang, Binjai, Tebing Tinggi, Serdang Bedagai, Pematang Siantar, Karo, Dairi, Langkat, Simalungun dan Pakpak Bharat akan digelar di Kota Medan.Sedangkan untuk ujian calon panwaslih dari wilayah II meliputi Asahan, Batubara, Labuhan Batu, Labuhan Batu Selatan, Labuhan Batu Utara, Mandailing Natal, Padang Lawas, Padang Lawasn Utara, Tapanuli Selatan, Padang Sidempuan dan Tanjung Balai, akan digelar di Kota Rantau Prapat.Kemudian ujian calon panwaslih dari wilayah III meliputi Humbang Hasundutan, Nias, Nias Barat, Nias Utara, Nias Selatan, Samosir, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Toba Samosir, Gunung Sitoli dan Sibolga akan digelar di Kota Sibolga."Soal ujian akan langsung dibawa dari Bawaslu RI, sehingga kami dari tim seleksi hanya mengawasi saja proses ujian tertulis tersebut," demikian Faisal Mahrawa.(Mtc/rel)