MATATELINGA, Medan: Pimpin Panitia khusus ( Pansus) Jaminan Kesehatan Masyarakat terkait dengan data penduduk miskin dan Penerima Bantuan Iuran ( PBI) Kota Medan, ditunjuk Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional ( PAN) HT.Bahrumsyah. Hal tersebut berdasarkan hasil rapat Pembentukan dan Pengumuman Nama Nama anggota Pansus Jaminan Kesehatan Masyarakat terkait dengan data penduduk miskin dan Penerima Bantuan Iuran ( PBI) Kota Medan yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Medan, Ihwan Ritonga di Ruang Bamus, Gedung DPRD Medan, Senin (10/7). Ketua Pansus Jaminan Kesehatan Masyarakat Kota Medan, Bahrumsyah menyebutkan bahwa pansus tersebut dibentuk mengingat masih carut marutnya data kepesertaan BPJS khususnya peserta PBI. Dimana katanya, untuk kota Medan masih banyak penduduk miskin dan tidak mampu yang belum terdata sebagai peserta PBI yang jumlahnya mencapai puluhan ribu orang yang tersebar di seluruh kota Medan. "Oleh karena itu, kami para pengusul memandang perlu untuk melakukan investigasi, pengkajian secara komprehensif, kredibel dan faktual agar dapat mengetahui berbagai persoalan yang ada terkait dengan data kepesertaan PBI pada BPJS yang sampai saat ini carut marut, " sebutnya. Dikatakan, berdasarkan data yang disampaikan oleh BPJS maupun Dinas Kesehatan ( Dinkes) jumlah penerima bantuan iuran yang berasal dari pemerintah pusat berjumlah 455.799 orang. Kemudian, yang berasal dari Pemerintah Provinsi berjumlah 38.645 orang.Sedangkan dari Pemko Medan berjumlah 253.735 orang.Dengan demikian total jumlah peserta PBI sebanyak 748.179 orang. "Jadi, jika dilihat dari jumlah penduduk kota Medan yang berjumlah 2.468.429 jiwa, maka jumlah PBI adalah sebesar 30,30%, "jelasnya. Namun, lanjutnya, jika dibandingkan dengan data yang dikeluarkan Pemko Medan, mengenai jumlah masyarakat miskin kota Medan, jumlah tersebut melampaui batas dari jumlah penduduk miskin kota Medan yang berada disekitar 10 sampai dengan 12 persen atau sekitar 300.000 orang. "Kita berharap dengan adanya Pansus Jaminan Kesehatan ini akan memberikan rekomendasi kepada Pemko Medan dalam hal ini Dinkes Medan untuk melakukan perbaikan kualitas data PBI sehingga tidak ada lagi masyarakat di Medan yang tidak tercover di BPJS, " akunya.(Mtc/rel)