MATATELINGA, Pantai Cermin: Seiring dengan perkembangan zaman belakangan ini, kita lihat semakin pudar semangat untuk melestarikan budaya daerah di kalangan masyarakat khususnya pemuda-pemuda. Hal ini merupakan akibat dari adanya globalisasi dan pesatnya perkembangan internet. Kehadiran teknologi informasi dan komunikasi mempercepat globalisasi dan pada kenyataannya telah mempengaruhi berbagai aspek kehidupan termasuk terhadap kebudayaan suatu daerah.Hal ini disampaikan Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir. H. Soekirman dalam sambutannya sekaligus membuka acara Seminar Gelar Tradisi Masyarakat Pesisir Sergai Tahun 2017 bertempat di aula Theme Park Resort Kecamatan Pantai Cermin, Senin (17/7/2017).Lebih lanjut disampaikan Bupati, sebagai warga Indonesia yang cinta dan bangga dengan budaya bangsa sendiri. "Tentunya kita merasa kecewa melihat sesama warga bangsa terutama generasi muda Indonesia yang tergila-gila junk food, film produksi Hollywood. Padahal kuliner budaya kita beraneka ragam dan enak rasanya serta banyak tradisi-tradisi unik untuk kita pelajari dan lestarikan," katanya. Bupati Soekirman menyatakan bangga dan menyambut dengan gembira atas pelaksanaan gelar tradisi masyarakat pesisir di antaranya jamu laut, membubul jaring, volly pantai, hias perahu, lomba dayung tradisional, pameran kuliner, hiburan reog, kuda lumping, gondang sembilan dan wayang orang."Siapa lagi yang peduli jika bukan kita, oleh karenanya hal tersebut perlu dilakukan bimbingan dan pengembangan sebagai upaya menumbuh kembangkan dan melestarikan kebudayaan bangsa daerah terkhusus budaya yang ada di Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat," pungkasnya.Sebelumnya Ketua Panitia penyelenggara kegiatan Drs. Sri Guritno melaporkan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan pemahaman masyarakat dalam memaksimalkan potensi budaya yang dimiliki masing-masing daerah. Kegiatan ini berlangsung mulai 17 hingga 21 Juli 2017 dengan peserta kegiatan masyarakat pesisir Sergai yang berjumlah sekita 500 orang.(Mtc/rel)