MATATELINGA, Kutalimbaru: Apes nasib yang dialami Rakut Sembiring. Usai berswa foto bersama Kapolsek Kutalimbaru, lalu pria 54 tahun itu pun digiring ke komando. Kasus judi togel menjerat petani yang tinggal di Pasar VII, Dusun I, Desa Sukarende, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang tersebut. Keterangan diperoleh, Selasa (18/7/2017), kisah sial Rakut bermula kemarin, Senin (16/7/2017). Awalnya Rakut tampak duduk di salah satu warung tak jauh dari rumahnya. Bersamaan Polsek Kutalimbaru sedang melaksanakan Operasi Bina Waspada 2017. Nah, pas Kapolsek Kutalimbaru AKP Martualesi Sitepu turun dari mobilnya, dia melihat Rakut dengan santainya menerima pesanan togel dari pelanggan. Saat disambangi petugas, tersangka tampak panik dan dan memasukkan rekap catatan togel miliknya ke dalam tas. "Saat itu saya sempat memberi arahan kepada masyarakat tentang bahaya teroris, tersangka pun saat itu berada di lokasi seolah tidak bersalah," ungkap Kapolsek. Bahkan, tersangka sempat berfoto bersama Kapolsek dan masyarakat lainnya usai kegiatan Operasi Bina Waspada. Setelah itu barulah tersangka diringkus dan diboyong ke Polsek Kutalimbaru bersama barang bukti guna pemeriksaan lebih lanjut. Pengakuannya, sebagai penulis togel sudah ia lakoni selama enam bulan dengan upah 20 persen dari pendapatan. Dalam sehari, Rakut beromset Rp500 ribu hingga Rp300 ribu."Barang bukti yang kita sita, uang Rp223 ribu, buku rekapan, kalkulator, dana pena yang digunakan tersangka untuk menulis angka judi togel. Berdasarkan pengakuanya, tersangka ini menyetor kepada bandar bernama ES, dan saat ini sedang kita kejar," tandas mantan Wakapolsek Medan Barat ini.(Mtc/tim)