MATATELINGA, Percut Seituan: Bahu Rahmat berdarah disabet parang. Dia tak menyangka bahwa pembeli yang datang ke warungnya merupakan tamu tak diundang. Untungnya nyawa pria 31 tahun tinggal di Jalan Makmur, Pasar 7 Tembung, tersebut terselamatkan. Senin (24/7/2017) pukul 13.30 WIB siang. Dua orang turun dari kreta. Seorangnya nunggu di atas kreta dan seorang lagi masuk ke toko Rahmat Jaya. Pria tersebut katanya mau membeli rokok. Ya, otomatis Rahmat, si pemilik toko meladeni. Pas di meja kasir dan menanyakan rokok apa yang diinginkan pelanggan, di situlah insiden itu terjadi. Pria diketahui bernama Ido Hadinata langsung mengeluarkan parang dari pinggangnya. Ido mengancam agar korban menyerahkan uang yang ada di meja kasir. Pun begitu Rahmat tak rela jerih payahnya diambil seenaknya saja. Rahmat melawan pelaku. Namun seketika sabetan parang mengarah ke wajahnya. Rahmat mengelak dan akhirnya mengenai bahunya. Di tengah kalut, Rahmat menjerit sejadinya. Hingga menimbulkan undangan warga sekitar. Tak hanya itu, istri korban dan adik iparnya turut membantu Rahmat. Warga berbondong-bondong datang ke toko Rahmat. Apesnya, pas pelaku keluar dari toko tersebut, rupanya sang teman sudah kabur. Tinggallah kini pelaku jadi amuk massa. Wajahnya dipukuli, tubuhnya dibal-bal hingga babak belur. Puas menghajar perampok kelas teri tersebut, polisi dari Polsek Percut Seituan datang. Alhasil, pelaku diamankan dan selamat dari maut. (Mtc/tim)