MATATELINGA, Medan : Sebanyak 17 personel Polda Sumatera Utara dipecat dengan tidak hormat (PDTH) karena terlibat sejumlah tindak pidana. Pemecatan belasan polisi ini digelar melalui upacara yang diikuti ratusan personel Polri di Lapangan KS Tubun Polda Sumut, Kamis (27/7/2017) pagi.Upacara itu langsung dipimpin Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Paulus Waterpauw. Sebelum memulai upacara, empat perwakilan polisi yang dipecat masing-masing Bripka Agussalam, Brigadir Saiful, Bripda Sofyan Fiqi dan seorang polisi wanita (Polwan), Briptu Desi Natalia Simatupang dibariskan dengan pengawalan ketat Provost. Mereka tampak dibariskan tak jauh dari tiang bendera.Lalu, Kapolda mengganti seragam dinas mereka dengan kemeja batik. Saat baju dinasnya dicopot, keempat personel ini hanya menundukkan kepala dalam-dalam. Mereka tak berani menoleh ke arah Kapolda."Dari belasan orang yang menjalani PTDH ini, sebagian terlibat dalam masalah narkoba. Ini kali kedua saya melakukan PTDH selama menjabat sebagai Kapolda," kata Paulus.Ia mengatakan, sebenarnya dirinya sangat sedih dengan PTDH ini. Namun, kata Paulus, demi tegaknya hukum, maka tindakan ini harus dilakukan."Institusi kepolisian tidak boleh dikotori oleh tindakan apapun termasuk masalah narkoba. Banyak orang terpanggil, namun hanya sebagian saja yang terpilih (tetap menjadi polisi)," pungkas Paulus.Sementara dari informasi yang dihimpun, 17 personil Polri yang dipecat itu melakukan sejumlah pelanggaran seperti kasus seperti narkoba sebanyak 5 orang, Disersi 11 orang, dan pencurian 1 orang. (Mtc/Fae)