MATATELINGA, Medan: Siti Naisah Simbolon, warga Desa Turpuk Sagala Kecamatan Harian Kabupaten Samosir mengukir sejarah karena menjadi calon haji pertama dan satu-satunya yang mendaftar dari Kabupaten Samosir.Wanita berusia 62 tahun ini tergabung dalam kloter 6 embarkasi Medan. Dalam kloter ini terdiri dari rombongan Siantar ada 134 orang, Medan ada 116 orang, Simalungun ada 131 calon haji dan Tobasa ada 6 orang.Pensiunan PNS ini tiba di Asrama Haji Medan pada Selasa 1 Agustus 2017 pagi. Naisah langsung sumringah ketika sampai di Asrama Haji Medan. "Saya berangkat dari rumah semalam. Dan sampai ke Pangunguran sekitar jam 07.30 WIB pagi. Lalu sampai di Asrama Haji ini tadi pagi. Saya lega sudah sampai di Asrama Haji," kata pensiunan Guru Agama Islam di SMAN 1 Pangunguran itu.Siti Naisah mendaftar dari daerah asalnya karena ingin memperkenalkan Kabupaten Samosir kepada masyarakat luas. "Baru saya yang pertamakali mendaftar haji dari Samosir. Selama ini belum pernah ada. Saya diantar lima rombongan mobil asal Pemkab Samosir ke Asrama Haji Medan," ucapnya.Siti Naisah mengaku perjuangannya untuk berangkat haji cukup panjang. Wanita yang bersuamikan Toga Sagala (61) itu harus menunggu selama tujuh tahun untuk bisa berangkat ke Tanah Suci. Pertama kali mendaftar ke Kemenag Samosir, Siti Naisah sempat kebingunan."Saya sempat tanya teman asal Siantar yang mau berangkat haji. Ternyata mereka sudah disuntik vaksin meningitis. Lho, saya kok belum. Bagaimana prosesnya. Karena belum ada pengalaman dan memang agak sulit. Lalu saya cari informasi. Terpaksa saya ambil vaksin ke Medan," pungkasnya.Menurut Siti Naisah, siapapun bisa berangkat ke Tanah Suci asal memiliki kemauan yang kuat. Siti Naisah mengaku hanya mengharap pertolongan Allah SWT."Saya hanya persiapan mental saja. Yakin saja ada pertolongan dari Allah. Naik haji wajib bagi yang mampu. Ketika kita rasa sudah mampu, maka niat kan berangkat haji. Walaupun ukuran mampu di Medan berbeda dengan di kampung kami. Kalau di Medan, seseorang dikatakan mampu kalau sudah punya mobil. Saya tidak punya mobil, tapi saya rasa sudah mampu dan untuk makan juga lepas, maka saya niatkan berangkat," jelasnya. (Mtc/Amr)