MATATELINGA, Medan: Beberapa hari ini beredar pesan berantai dari sejumlah grup Whatsapp yang mengabarkan adanya aksi seorang pemuda mengaku pengungsi Rohingya asal Kota Lhokseumawe mencuri kotak infak mesjid. Pesan itu juga dilampirkan dengan foto sang pemuda berkacamata yang mengenakan T-Shirt berwarna merah sembari menyandang tas ransel.Pesan berantai itu sendiri mengatasnamakan pengurus BKM Masjid Taj Ul Madras di jln T. Cik Ditiro Kel. Madras Hulu Kec. Medan Polonia, yang intinya berisi tentang kejadian pencurian kotak infak dan upaya penipuan jemaah Masjid oleh orang tak dikenal (OTK) yang mengaku pengungsi asal Rohingnya dan tinggal di Lhokseumawe NAD di Masjid Taj Ul Madras.Berikut pesan berantai yang beredar tersebut,:Assalamualaikum, Wr..Wb.Agar berhati2 dengan org yg ada di foto, datang ke mesjid dgn motif mencuri kotak infaq masjid dnn menipu jemaah, org tsb mengaku pengungsi Rohingya yg tinggal d Lhokseumawe. Kemarin sore dtg k Masjid Taj Ul Madras jln. T. Cik Ditiro Medan Polonia dan meminta bantuan dana untuk balik ke Lhokseumawe kepada jemaah masjid akan tetapi pihak BKM Taj Ul Madras mengantarkan dan membelikan tiket taksi ke Lhokseumawe untuk nya. Namun setelah d konfirmasi ke pihak taksi ternyata dia kabur dan tidak jadi berangkat, ternyata setelah di cek dia juga mencuri uang infaq3 masjid. Jika ada yg melihatnya segera hub 081232296992 pihak BKM Taj Ul Madras.Cukup banyak respon atas beredarnya pesan berantai ini namun umumnya respon positif. "Terima kasih infonya, kami juga akan berhati-hati," ujar salah seorang pengguna Whatssapp. (Mtc/amr)