MATATELINGA, Medan: Polisi akhirnya memastikan bahwa bus ALS yang menabrak personel Polres Taput bernama Brigadir David Marpaung dan seorang warga bernama Safarudin hingga tewas bukan bagian dari bus rombongan yang membawa calon jamaah haji asal Mandailing Natal. Menurut keterangan Kapolres Taput AKBP DR. Jonius TP. Hutabarat,SSI,MSi didampingi Kasat Lantas AKP LS Gultom dan Kasubbag Humas Aiptu Walpon Baringbing, setelah dilakukan penyelidikan ternyata awak bus ALS 170 nomor Polisi BK 7130 LD yang menabrak anggota polisi melakukan modus penipuan dengan cara mengambil kertas tulisan Bus 2 rombongan Haji dari bus ALS lainnya yang mengangkut rombongan Calon Haji dari Kabupaten Madina. "Karena pada waktu itu situasi agak panik dimana kita sedang mengevakuasi seluruh jamaah haji Kabupaten Madina yang terjebak macet karena jalan licin dimana kendaraan satu-satu lewat, karena ingin duluan lewat bus ALS yang mengambil tulisan bus 2 dari bus rombongan jemaah haji Madina agar mereka bisa cepat melintas karena situasi jalan macet akibat tanah disisi jalan longsor dan sangat licin, " ujar AKBP Jonius dalam siaran persnya yang diterima Redaksi pada Jumat (11/8/2017)Lebih lanjut, Jonius mengatakan polisi sudah melakukan pemeriksaan atas Supir 2 Bus ALS nomor 170 BK 7130 LD bernama Riswan Nasution, warga Medan. Saat diperiksa di Unit Laka Polres Taput , Jonius mengatakan supir itu mengaku bahwa mereka tidak membawa rombongan Haji"Mereka hanya membawa 13 orang penumpang umum, yang berangkat dari Jakarta tujuan Medan dan saat kejadian kecelakaan dia tertidur dibagian belakang didalam bus dan bus waktu itu dikemudian oleh Hamdani Nasution, " terang Jonius.Peristiwa berawal sekira pukul 11.30 Wib mobil bus ALS nomor 170 BK 7130 LD yang membawa tujuan Sipirok – Tarutung yang dikemudian oleh Hamdan Nasution saat melewati (Jalinsum) – Sipirok mobil ALS tersebut tergelincir akibat lumpur dari korekan pelebaran jalan kearah kanan jalan menuju Kota Tarutung. Bus hilang kendali menabrak satu personel Polres Taput aBrigadir David Marpaung, SIE Propam yang sedang melakukan pengaturan Lalu Lintas dan Safarudin, 36 hingga tewas.Sedangkan korban yang luka-luka Parmohonan Harahap, 57 thn Medan, Sukdin, 40, Simangambat, Marganda Lumban Gaol, 40, Dolok Sanggul. (Mtc/amr)