MATATELINGA, Medan :Dalam rangka memperingati Hut kemerdekaan RI ke 71 masyarakat kelurahan Tanjung Mulia kecamatan Medan Deli melakukan napak tilas ke makam pejuang kemerdekaan Legiman yang terletak di areal perkuburan jalan Alumunium I lingkungan XII kelurahan Tanjung mulai kecamatan Medan Deli, Kamis (17/8/17) pukul 00.00 Wib dini hari Ratusan warga sangat khikmad mengikuti prosesi acara napak tilas ditengah guguran hujan, namun hal tersebut tidak menyurutkan semangat warga untuk tetap mengikuti napak tilas ke makam pejuang Legiman. Acara dilanjutkan dengan tabur bunga di atas makam pejuang Legiman Hadir dalam acara napak tilas kali ini Danki - Ban 1/DD Kapten CZI Andria Sandiawan, sekcam kecamatan Medan Deli dan segenap kepala lingkungan se kelurahan Tanjung Mulia. Bertindak selaku pembina upacara Kapten CZI Andria Sandiawan, kepada wartawan Danki yang baru sebulan menjabat tersebut mengatakan acara napak tilas ini sangat bagus untuk menanamkan rasa jiwa nasionalis."Acara malam ini sangat bagus dalam mempertahankan jiwa nasionalisme warga Tanjung Mulia, semoga saja bisa dipertahankan dan saya harapkan bisa berlangsung continue kede pan nya. Harapan saya kedepan dengan ada nya acara napak tilas ini mampu menginspirasi warga warga sekitar Tanjung Mulia dan seluruh warga negara Indonesia, karena jiwa nasionalis itu tidak mudah untuk di dapatkan karena pejuang kita sudah berjuang mati matian untuk mendapatkan seperti yang kita rasakan sekarang ini", kata Andria. Selaku keluarga pejuang Legiman Muhammad Nur mengatakan bahwa mereka sangat terharu melihat antusias warga mengikuti acara napak tilas iniKami selaku keluarga besar Legiman sangat terharu melihat antusias warga yg sangat khikmad mengikuti acara ini, kami juga berterima kasih kepada DanRamil 11/MD kapten Sugito dan yang mewakili Kapolsek Medan Labuhan turut hadir dalam acara napak tilas ini. Kami juga berharap kedepan nya bisa meneruskan cita cita juang pahlawan Legiman, jelas Muhammad Nur. Dikesempatan lain, DanRamil 11/MD Kapten Sugito mengatakan dirinya selaku DanRamil 11/MD mendukung penuh acara ini demi menjaga keutuhan NKRI."Saya sangat mendukung acara ini terlebih pahlawan Legiman ini asli putra Tanjung Mulia, harapan saya acara ini kedepan nya dapat terus terlaksana demi menjaga keutuhan NKRI dan meneruskan cita cita juang para pahlawan kita," tandas Kapten Sugito. Dalam sejarah hidup nya Legiman, anak dari pasangan Yono Sandiman dan Painem lahir pada tahun 1926 di lingkungan XII kelurahan Tanjung Mulia mengawali karir sebagai prajurit di kesatuan Navindo Tanjung Mulia dan setelah pusat perjuangan F2 dibentuk Legiman menetap di asrama Navindo Andalas Utara di bawah pimpinan Mayor Bego. Legiman gugur pada saat menghadang tentara Nica di pasar 1 Mabar tepat nya di persimpangan Rumah Potong Hewan dengan jalan Mangaan pada pukul 15.00 Wib, pertempuran berlangsung di depan rumah Asisten Belanda yang kini hanya tinggal puing puing. Dalam pertempuran dahsyat tanggal 17 september 1946 tersebut Legiman wafat akibat terkena peluru dibagian kepala, setelah perang mereda jenazah Legiman dibawa ke kediaman orang tua nya di jalan pejuang lingkungan XII kelurahan Tanjung Mulia kecamatan Medan Deli. Dan pada tanggal 18 september 1946 Legiman dimakamkan di perkuburan keluarga yang terletak tak jauh dari rumahnya. (Myc/her)