Matatelinga - Medan, Seluruh pelayat yang hadir tak kuasa menahan rasa harunya, termasuk Pelaksana Tugas Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi saat berada di rumah duka Jalan Karya Bakti No.28 Medan, tempat disemayamkannya jenazah Rizal Syahputra, Sabtu (1/2), sekitar pukul 23.20 WIB. Apalagi saat melihat ibunda korban, Hanifah tak henti-hentinya menangisi kepergian putra keduanya itu untuk selama-lamanya. Rizal Syahputra (33), yang merupakan seorang jurnalis ini tewas akibat terkena awan panas menyusul terjadinya erupsi Gunung Sinabung saat melakukan peliputan di sekitar Desa Suka Meriah, Kabupaten Karo, Sabtu siang. Korban ditemukan tewas bersama seorang rekannya yang juga tengah melakukan peliputan untuk pembuatan film dokumenter tentang erupsi Gunung Sinabung sebagai upaya penggalangan dana bagi para pengungsi. Didampingi Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Ir Qamarul Fatah, Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Kota Medan Drs Busral Manan, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan Hana Lore Simanjuntak dan Camat Medan Petisah M Yunus dengan suara bernada haru, menyampaikan ucapan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas musibah yang menimpa korban pada saat menjalankan tugasnya sebagai seorang jurnalis tersebut. "Atas nama pribadi dan Pemko Medan, saya mengucapkan bela sungkawa yang sdedalam-dalamnya atas musibah yang menimpa korban. Saya berharap kepada keluarga yang ditinggalkan agar selalu sabar dan ikhlas menghadapi cobaan ini. Kita doakan agar niat baik korban dalam menjalankan tugas mulianya itu menjadi amal ibadah baginya," kata Eldin Selanjutnya Eldin mengingatkan seluruh warga agar selalu waspada dan tidak mendekati Gunung Sinabung sesuai dengan jarak aman yang telah ditetapkan, sebab erupsi yang telah terjadi selama 4 bulan terakhir ini tidak diketahui kapan terjadinya. Artinya, erupsi Gunung Sinabung bisa terjadi kapan saja. Selain warga Hal ini penting dilakukan guna menjaga keselamatan dan menghindari jatuhnya korban lagi. Kepada para jurnalis yang melakukan peliputan, Eldin juga berpesan agar selalu mengutamakan keselamatan dengan tidak menembus zona bahaya yang telah ditetapkan pemerintah melalui instansi terkait. Diakuinya determinasi dan kualitas liputan sangat diperlukan dalam dunia jurnalistik, namun keselamatan jiwa lebih penting lagi dari itu semua. "Jadi utamakanlah keselamatan pada saat melakukan peliputan. Jangan terobos zona bahaya yang telah ditetapkan. Kita tidak ingin ada jatuh korban lagi," pesannya. Untuk warga Kota Medan, mantan Sekda Kota Medan ini pun menghimbau agar tidak keluar rumah jika tidak ada urusan penting yang harus ilakukan. Sebab, abu vulkanik yang terjadi akibat erupsi Gunung Sinabung telah sampai di ibukota Provinsi Sumatera Utara. Jika pun ingin keluar rumah, pria yang terkenal ramah dan murah senyum ini mengingatkan agar selalu mengenakan masker. Sebab, abu vulkanik dapat menganggu kesehatan.(Ronny/Hendra)