MATATELINGA, Belawan: Suhartini ,50, bersama mamaknya pedagang brings rampai yang rumahnya dibeko oleh PT KAI (Kereta Api Indonesia) yang sudah rata dengan tanah, terpaksa Pasang tenda.Menurut Suhartini,dia bersama mamaknya sudah bertahun dirumah belum punya uang untuk menyewa rumah,sementara PT KAI Medan hanya memberikan ganti rugs sebesar Rp 1,5 juta rupiah. Dia menempati tanah PT KAI yang terletak di Jalan Stasiun Kelurahan Belawan Sudan puluhan tahun lamanya dengan mengontrak kepada Kepala PT Belawan selama 7 tahun dengan membayar sebesar 3,5 juta rupiah/tahun.Saat berharap kepada pihak PT KAI Medan agar Kami diberikan waktu selama 2 bulan untuk mencari rumah kontrakan. Pada saat ini mencari rumah kontrakan sangat susah dan memang ada rumah kontrakan, tetapi cukup mahal.Pada tanggal 15 September 2017 kemaren pihak PT KAI Medan bersama petugas gabungan berhasil membongkar rumah rumah warga yang menempati tanah PT KIA Medan. Pembongkaran rumah rumah warga sebanyak 145 unit ini menggunakan alat berat atau Belo sebanyak 2 unit.Pengamatan wartawan ini di Belawan masih ada warga yang bertahan walau rumahnya telah Rubin dinero tapi mereka mendirikan tenda agar tidak terkena hujan . Saat ini lokasi tanah PT KAI yang berada di Jalan Stasiun Kelurahan Belawan ll sebahagian sudah raya dengan tanah dan sebagian lagi masih ada yang berdiri untuk dibongkar sendiri oleh pemiliknya.(Mtc/Hendrik)