MATATELINGA, Medan:Betty Wani Purba (33), istri Ridwan Limbong (33) pengemudi ojek online yang tewas karena dirampok oleh kawanan begal pada Sabtu pagi mengaku sang suami sudah memberi isyarat akan kepergiannya.Betty yang masih diselimuti suasana duka saat ditemui di rumah duka di Jalan Palem 9 nomor 39 Blok 9, Perumnas Helvetia, Kecamatan Medan Helvetia, menceritakan pada Kamis (21/9/2017) dari Medan, ia dihantarkan oleh suaminya ke Tebingtinggi ke tempat orangtua Bety. Lalu, pada Jumat pagi keesokan harinya Ridwan kembali ke Medan. "Waktu pulang itu dia pakai (baju dan celana) hitam-hitam. Saya dalam hati kok kayak berduka, tapi saya gak tanya," kata Bety yang saat itu duduk di sisi pembaringan suaminya.Lalu kata Betty, pada Jumat malam sekira pukul 19.00 wib, dia masih sempat bercengkarama dengan suaminya via WhatsApp menanyakan kabar. "Jam 11 malam kami masih WA-an masih ketawa-ketawa," terang Betty.Sedangkan Ibu Ridwan, Sasmita Simanjuntak (56) menuturkan, sekira pukul 11 malam, Ridwan keluar. "Waktu keluar kutanya mau kemana hujan-hujan, dia diam aja," kata Sasmita.Karena berprofesi sebagai pengemudi ojek, sang ibu mengira anaknya sedang mendapat order mengantarkan penumpang. "Sekira jam 2 malam kutelepon nanya dia, kau kok enggak pulang? Dia bilang, aku tidur tempat kawanku," ungkapnya.Lantas musibah itu terjadi, Keluarga mendapat kabar dari kepolisian bahwa Ridwan telah tewas dirampok dengan luka tikaman di dada, paha, dan luka lebam di sekujur tubuhnya. Ridwan meninggalkan satu istri Bety Purba dan dua anak-anaknya yang masih kecil masing-masing Bintang Limbong (4) dan Tania Limbong (3). (mtc/rob)