MATATELINGA, Medan: Belakangan ini nampak para begal (pelaku penjahat jalanan) di Kota Moedan "menentang" penegak hukum. Buktinya, dalam dua hari berturut, para pelaku pembegalan dengan sasarannya sopir berbasis online. Mereka, sengaja beraksi tengah malam, hingga larut pagi.Aksi pertama, pengemudi Grab Bike bernama Ridwan Limbong ,34, tewas ditikami kawanan perampok saat melintas di Jalan Juanda, dekat Hotel Pardede, Medan Polonia, Sabtu (23/9/2017) kemarin. Pelaku berinisial MD ,24, ditangkap. Pelaku terjatuh dan disergap warga yang ada di lokasi kejadian.Sebelum tewas dirampok, korban yang kebetulan mengendarai sepeda motor Honda Vario BK 2132 AHC tengah menjemput penumpang sekitar pukul 04.00 WIB. Saat melintas di areal bundaran Hotel Pardede, korban dihentikan empat orang pelaku.Hari ini, kembali dikejutkan terhadap sopir taksi online bernama David Julher Simanjuntak, warga Jalan Kemiri III, Kecamatan Medan Kota, ditemukan meregang nyawa di dalam sebuah parit di Jalan Sempurna, Minggu (24/9/2017) dini hari tadi.Jasad sopir yang mengemudikan mobil Avanza putih BK 1281 BP ini ditemukan bersimbah darah dan luka-luka di sekujur tubuh setelah diterjang kawanan begal.Atas kejadian pembegalan beruntun ini, pihak kepolisian bekerja ekstra guna menciptakan suasana Kota Medan yang bebas dari begal."Kami sedang keliling (mencari pelaku begal). Saat ini kami berada di daerah Pancing. Sudah tidak tidur ini dari tadi malam. Doakan saja segera ditangkap pelakunya," ucap Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, Iptu Budiman via selular.Dari informasi yang diperoleh, sebelum tewas, David Julher Simanjuntak baru saja mendapat pesanan penumpang dari Jalan Sutomo tujuan Jalan Wahidim sekitar pukul 19.00 WIB.Diduga saat mengantarkan orderan, pelaku yang belum diketahui identitasnya langsung menganiaya korban hingga meninggal dunia. Selanjutnya jasad korban dibuang ke dalam parit depan kos-kosan tepatnya di Jalan Sempurna.Tak lama berselang salah seorang saksi bernama Hendro Siagaan ,24, penjaga kos-kos melihat jasad korban terbaring di dalam selokan langsung menghubungi personil Polsek Medan Kota untuk melakukan evakuasi.(Mtc)