Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Doorrr..., Pelaku Begal Tewas di Tempat

Doorrr..., Pelaku Begal Tewas di Tempat

- Minggu, 01 Oktober 2017 18:04 WIB
Matatelinga
MATATELINGA, Medan:  Salah seorang dari dua pelaku begal, diduga melakukan aksi tindak kejahatan dengan menggunakan senjata pistol rakitan dan senjata tajam di seputaran Jl Kangkung Kel. Petisah Hulu Kec.Medan Baru tepatnya didepan Kos GM 31, Medan, Minggu dinihari (1/10/2017) tewas diterjang timah panas.Kemudian pelaku A ,33, Warga Sei tuntung Baru dengan luka tembak dibagian kepala belakang, langsung dilarikan kerumah sakit Bhyangkara Poldasu Jl Kh Wahid Hasyim Medan. Sedangkan rekannya masih pengejaran pihak kepolisian jajaran Polrestabes Medan.Informasi Matatelinga.com dilapangan menyebutkan, saat itu dua korban Rindi Aprinianda,21, Jl Starban gg lurah ujung no 11 Medan Polonia dan Toni,16, Jl Starban Gang Balai Desa mengendara sepeda motor Yamaha Mio BK 6962 UW. Tiba tiba sepeda motor korban perjalananaya dihentikan oleh kawanan pelaku dan mengambil sepeda motornya dengan paksa, sambil menodongkan pistol ke kepalanya.Karena kunci kontak diambil kedua pelaku, korban membrikan perlawanan, sehingga terjadi keributan dilokasi kejadian dan didengar orang polisi secara kebutulan melintas dilokasi kejadian sedang menghidupkan sepeda motornya, langsung menghampiri kedua pelaku yang sedang ribut dengan korban.Personel Sat Narkoba Polresta Medan di sekitar TKP dan langsung memberikan tembakan peringatan,  sambil mengatakan "kau begal ya" . Namun, pelaku "menantang" kedua Polri tersebut dengan menodongkan senjata pistol milik pelaku dan terpaksa Polisi melumpuhkan dengan timah panas, mengenai dibagian kepala, hingga tesungkur ketanah. Sedangkan rekannya pelaku armi berhasil melarikan diri dengan sepeda motor yang digunakannya melakukan aksi tindak kejahatan.Warga sekitar lokasi kejadian mendengar suara tembakan langsung menuju lokasi kejadian, untuk mengetahui apa yang terjadi. Tidak berapa lama kejadian penembakan tersebut, unit reskrim Polrestabes Medan dan Polsek Medan Baru Tiba dilokasi kejadian dengan menyita barang bukti senjata api rakitan , senjata tajam dan dua unit handpone.Selanjutnya memeboyongnya ke mako Polsek Medan baru dan sekaligus korban, membuat pengaduan.Rindi Aprinianda selaku korban begal dihubungi melalui selular teleponnya Minggu (1/10/2017) mengatakan, dirinya bersama adiknya hendak membeli makanan dengan mengendarai sepeda motor.Namun, tiba tiba dilokasi kejadian dihadang kedua pelaku, sambil menodong senjata pistol ke kepalanya dengan menyerahkan sepeda motornya.Pelaku langsung mengambil kunci kontak sepeda motornya, tetapi saya merampasnya kembali ditangan pelaku, hingga kami tarik tarikan. Secara kebetulan Polisi ada tidak jauh dari dilokasi dan menghampiri pelaku dengan mangatakan, ada apa ini, kamu begal ya, langsung pelaku kabur menuju ke sepeda motor temannya yang stanby diatas sepeda motor dan tidak mengindahkan tembakan peringatan polisi."Dengan terpaksa polisi menembak, hingga mengenai kepala bagian kepala dan tersungkur ketanah" sebutnya. Selanjutnya, jenazah pelaku dimasukkan kedalam ambulan dan dibawa kerumah sakit sebutnya.Kapolsek Medan Baru Kompol Viktor Ziliwu membenarkan ada kejadian tersebut. Namun, besok akan di rilis oleh kapolrestabes Medan, sebutnya. Mtc)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

"Komeng dan Ipan" Pembobol Mesin ATM, Meringis Kesakitan

Berita Sumut

Pemusnahan Barang Bukti Narkotika di Mako Polres Pematangsiantar

Berita Sumut

Kenapa Polres Pematangsiantar Dibanjiri Papan Bunga..?

Berita Sumut

Tingkatkan Layanan Kesehatan Mata, Gubernur Bobby Nasution Gandeng RS Mata Cicendo

Berita Sumut

Hari Lahir Pancasila: Di mana Peran Mahasiswa?

Berita Sumut

IKAN SAPU - SAPU DI DANAU TOBA: SAAT SOLUSI MENJADI MASALAH BARU