MATATELINGA, Batubara : Sekira pukul 10 pagi,Kepala Cabang BPJS Tanjung Balai Nur Eva Parindury yang merupakan perpanjangan tangan BPJS Kabupaten Batubara, Kabupaten Asahan, Kabupaten Labuhan Batu Utara (Labura), Kabupaten Labuhan Batu, Kabupaten Labuhan Batu Selatan (Labusel) dan Tanjung Balai tiba-tiba masuk ke kantor Kejaksaan Batubara. Setelah memarkirkan Mobil Avanza hitam BK 1476 VR di depan gedung Kejari setempat, dia langsung masuk ke dalam gedung kejakdaan itu,Rabu (4/10).Selama dua jam lebih di ruangan jaksa, baru sekira pukul 12.30, dia keluar dari ruangan Kepala Kejaksaan Batu Bara, Eko Ahdyaksono. Melihat itu, wartawan yang telah lama menunggu, langsung mengerumuni dan menanyakan perihal kedatangan dia ke ruangan Kajari."Tidak ada apa-apa, kita cuma silaturahmi saja ," uranya sembari berlalu. "Ya kita cuman silaturahmi aja kok, ada yang hal yang mau kita bincangkan."Informasi sementara ini, Kepala Seksi Intelijen saat dikonfirmasi sedikit mengeles memberikan keterangan terkait kedatangan Kepala BPJS Cabang Tanjung Balai, Nur Eva Parindury diruangan Kajari setempat. Dia mengaku saat itu tidak berada diruangan kerja. "Kedatangan Nur Eva Parindury mungkin setau ku kelanjutan penyelidikan terkait dugaan korupsi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batubara" Kasi Intel pun bahkan menyarankan kepada awak media untuk dapat hadir di kejaksaan pada Senin nanti (9/10/2017), "biar lebih terang konfirmasinya, hari senin aja nanti kekantor lah untuk lanjut konfirmasi persoalan ini" Sarannya melalui via telpon.Sementara itu, Kajari Batu Bara, Eko Ahdyaksono saat dikofirmasi Via Seluller ke No 081550989** tidak memberikan jawaban hingga berita ini diterbitkan.(Mtc/Tim)