Matatelinga - Medan, Pelaksana Tugas Wali Kota Medan diwakili Sekda Kota Medan Ir Syaiful Bahri Lubis menghadiri jamuan makan malam bersama rombongan Pemko Kitakyushu, Jepang yang digelar di rumah Konjen Jepang untuk Medan Mr Yuji Hamada Jalan Cut Nyak Dien Medan, Senin (3/2). Jamuan makan malam ini dilaksanakan untuk mempererat hubungan kerjasama antara kedua kota, terutama dalam rangka pengelolaan sampah sehingga Kota Medan bersih dari sampah.Sebelum jamuan makan malam dimulai, Sekda yang hadiri didampingi Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Medan Ir Arif Trinugroho, Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Drs Busral Manan memperkenalkan Kota Medan yang terkenal dengan kemajemukannya. Kondisi itulah yang membuat Medan menjadi kota multikultural di Indonesia berbasis harmoni sosial yang luas disertai bentuk – bentuk toleransi yang tinggi dengan karakteristik masyarakat bersifat terbuka.Setelah itu mantan Kepala Bappeda Kota Medan ini menyambut baik kerjasama yang dilakukan Pemko Medan dan Pemko Kitakyushu dalam hal pengelolaan sampah. Dia menilai kerjasama ini sangat positif, sebab membantu Pemko Medan dalam mengatasi persoalan sampah sekaligus mengelolaanya. Dengan demikian tidak hanya menjadikan Medan bersih sampah, juga akan memberikan mafaat.“Saya berharap kerjasama yang kolektif ini dapat mempererat hubungan kerjasama, tidak hanya dengan Kota Kitakyushu tetapi juga dengan kota-kota lainnya yang ada di Jepang. Apalagi Kota Medan sebelumnya telah menjalin kerjasama dengan Kota Ichikawa melalui sister city. Semoga kerjasama ini dapat memberikan manfaat, terutama dalam peningkatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” kata Sekda..Selanjutnya kepada para delegasi Kota Kitakyushu, pria berkacama mata ini mengajak untuk menikmati suasanba nyaman dan keindahan Kota Medan. Di samping itu jangan lupa untuk mencicipi aneka kuliner khas Medan yang ada, sebab ibukota Provinsi Sumatera Utara ini terkenal dengan wisata kulinernya di Indonesia.Sementara Konjen Jepang Mr Yuzi Hamada dalam sambutannya mengatakan, pemerintah Jepang sangat mengapresasi kerja sama antara Kota Kitakyushu dengan Kota Medan dalam pengelolaan sampah. Yuzi mengaku penanganan sampah yang dilakukan saat ini belum efektif, terbukti masih banyak sampah ditemukan berserakan, terutama di parit dan sungai. Padahal itu dapat menimbulkan efek rumah kaca dengan pemanasan global.“Menurut saya masalah sampah merupakan persoalan yang kompleks di suatu kota. Jumlah penduduk sangat mempengaruhi peningkatan volume smpah yang dihasilkan. Kota Medan dengan jumlah penduduk yang cukup banyak tentunya menghasilkan volume sampah sangat banyak. Untuk itulah saya menilai kerjasama yang dilakukan Pemko Medan dengan Pemko Kitakyushu merupakan awal yang baik dalam menangani permasalahan sampah di Kota Medan,” ungkap Yuji.Sebelumnya Mr Kengo Ishida selaku Kepala Biro Lingkungan Hidup Kota Kitakyushu sekaligus pimpinan delegasi mengungkapkan, jamuan makan malam ini semakin memprerat jalinan kerjasama antara Pemko Medan dengan Pemko Kitakyushu. Selain itu semakin memotivasi mereka untuk memberikan yang terbaik dalam penanganan sampah sehingga persoalan sampah di Kota Medan dapat diatasi. ‘Untuk mewujudkan itu, tentunya kita minta dukungan penuh Pemko Medan,” harap Kengo. (Hendra/Adm)