MATATELINGA, Tobasa: Setelah dirawat dua hari di rumah sakit, akhirnya Elsa Nelyana Siagian menghembuskan nafas terakhirnya. Isak tangis pun pecah di rumah duka di Desa Nauli, Kecamatan Sigumpar, Toba Samosir. Keterangan diperoleh, peristiwa itu terjadi pada Rabu (11/10/2017). Cewek 17 tahun itu ditabrak mobil minibus BB 1732 ED yang dikemudikan A. Situmorang. Supir mengatakan jika mobil yang dikemudikannya melaju dengan kecepatan 80km/jam dari arah Balige menuju Porsea. Melewati tikungan Sipitu-pitu, sang supir tidak memperhatikan jika ada seorang perempuan menyebrang dari belakang mobil yang berlawanan arah hingga tabrakan tidak terelakkan lagi.Kepala, kaki dan tangan Elsa Siagian terbentur keras menghantam bagian depan kanan mobil hingga kaca mobil depan retak dan sayap ban depan rusak parah. Sementara sang supir A. Situmorang kini diamankan di Polres Tobasa untuk dimintai keterangan dan diproses selanjutnya. Diketahui, korban meninggal pada Jumat (13/10/17) sore di rumah sakit Medan. Malam harinya korban langsung dibawa ke rumah duka di Desa Nauli Kecamatan Sigumpar Toba Samosir dan tiba Sabtu (14/10/2017) dini hari WIB. Orangtua korban histeris karena ditinggal anak sulungnya. Walau pun korban sempat dirawat di rumah sakit beberapa waktu yang lalu, korban akhirnya meninggal akibat benturan keras di kepala. Di antara para pelayat terdapat pemilik mobil turut datang melayat sebagai tanda duka dan permohonan maaf kepada korban. Pemilik mobil boru Pasaribu prihatin dan turut membantu biaya perobatan serta ikut membesuk ketika di rumah sakit Pematang Siantar. Sedangkan acara pemakaman akan dilakukan pada Minggu (15/10/2017). (MTC/Pintor)