Soal Telur Diduga Mengandung Plastik, Ini Hasil Penelitian BPOM Medan

- Selasa, 24 Oktober 2017 09:15 WIB
mtc/fae
Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kota Medan bergerak cepat usai menerima informasi adanya dugaan telur mengandung plastik yang beredar di pasaran. Tim BPOM pun diturunkan untuk menyelidiki temuan tersebut. Hasilnya, BPOM Medan menyebutkan du
MATATELINGA, Medan: Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kota Medan bergerak cepat usai menerima informasi adanya dugaan telur mengandung plastik yang beredar di pasaran. Tim BPOM pun diturunkan untuk menyelidiki temuan tersebut. Hasilnya, BPOM Medan menyebutkan dugaan telur mengandung plastik itu tidak benar.Kepala BBPOM Medan, Yulius Sacramento Tarigan mengatakan, telur yang diduga palsu itu ternyata sudah tidak segar."Yang pasti, sampai saat ini hasil penelitian kita, telur itu memang tidak segar. Jadi yang jelas, tidak mengandung karet dan plastik. Hanya telur rusak," ucap Yulianus saat dihubungi via telepon, Senin (23/10) sore.Dia mengatalan tekstur telurvdapat berubah atau rusak karena suhu, kebersihan, dan tidak tertutup kemungkinan telur itu untuk ditetaskan tapi tidak menetas."Setelah kita teliti tidak mengandung unsur karet ataupun plastik. Yang ada hanya penggumpalan protein, itu bisa karena bakteri. Dan hanya kelainan telur saja," jelasnya.Saat ditanya terkait mengkonsumsi telur yang rusak, Yulianus menuturkan, akan menyebabkan terganggunya sistem pencernaan. "Karena telur rusak dan kita memakannya maka bisa menyebabkan gangguan-gangguan dalam pencernaan kita," tuturnya.BBPOM dan Dinas Ketahanan Pangan sudah melakukan pengecekan mulai dari penjual hingga kepeternakan telur."Kita sudah telusuri dari telur itu awalnya dibeli, juga sudah disampel, dan periksa kalau ada masalah tentu ditarik. Lalu, agen telur dan peternak sudah kita telusuri juga," tegasnya.Diberitakan sebelumnya, seorang warga bernama Noermansyah (52) yang tinggal di Jalan Masjid Suhada, Gang Bersama no 5, Kel. PB Selayang ll, Kec. Medan membeli telur ayam tersebut di sebuah pasar Tradisional yang berada di Padang Bulan.Diketahui adanya dugaan telur palsu setelah telur direbus dan dikasih ke burung Kenari peliharaannya. Tapi tiba-tiba tidak dimakan burung tersebut, padahal telur sudah biasa dikonsumsi burung itu.Dan kemudian, melihat keanehannya Normansyah langsung memeriksanya.Dia pun melihat, telur itu kenyal-kenyal seperti karet dan warna kuning pada telur itu berbau . (mtc/fae)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

BBPOM Medan Melakukan Monitoring Bahan Makanan Berupa Jenis Takjil Di Padang Sidempuan

Berita Sumut

DPMPTSP Terima Kunjungan Kerja BBPOM Medan

Berita Sumut

Jelang Ramadhan, BBPOM Medan Monitoring Pasar di Sumut

Berita Sumut

Grebek Pergudangan di Jalan Muara Takus, BBPOM Medan Sita Ribuan Produk Ilegal asal Luar Negeri

Berita Sumut

Walikota Pastikan Medan Bebas Dari Telur Palsu

Berita Sumut

Sumut Komitmen Berantas Peredaran Obat Ilegal