MATATELINGA, Kabanjahe: Wilayah Kabanjahe dan Brastagi pada Rabu (25/10/2017) sekira pukul 08:47 kembali diguncang gempat tektoknik. Analisis BMKG menunjukkan bahwa gempabumi berkekuatan M=3.1 dengan posisi episenter pada koordinat 3.01LU dan 98.35 BT, tepatnya di darat pada jarak 14 km arah tenggara kab. Karo, Sumatera Utara, pada kedalaman 6 km."Berdasarkan hasil analisis pada peta tingkat guncangan (shakemap) BMKG dan laporan yang diterima dari masyarakat, gempabumi ini dirasakan di Kabanjahe dan Berastagi dengan intensitas gempabumi I SIG-BMKG (I-II MMI)," sebut Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah I MedanEdison Kurniawan.Dari hasil observasi BBMKG Wilayah I Medan, gempabumi ini kata Edison, berada pada Zona Sesar Lokal di sekitar Kab. Karo, karakteristik sinyal gempabumi ini menunjukkan gempabumi tektonik. Dari kedalaman hiposenternya gempabumi ini merupakan jenis gempabumi tektonik dangkal pada lapisan kerak bumi."Kepada masyarakat disekitar wilayah Kabanjahe dan sekitarnya dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak bertangjungjawab. Masyarakat juga dihimbau untuk mengikuti arahan Pemerintah daerah melalui BPBD dan mengikuti perkembangan informasi gempabumi dari BMKG. Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenaranya.," pimta Edison. (mtc/fae)