Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Hari Sumpah Pemuda Di Labuhanbatu Diwarnai Dengan Berbagai Kegiatan

Hari Sumpah Pemuda Di Labuhanbatu Diwarnai Dengan Berbagai Kegiatan

- Sabtu, 28 Oktober 2017 16:58 WIB
Matatelinga.com
MATATELINGA, Labuhanbatu: Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-89 Tahun 2017 Tingkat Kabupaten Labuhanbatu dengan inspektur upacara Bupati Labuhanbatu H Pangonal Harahap, SE, M.Si yang berlangsung di Lapangan Ikabina Rantauprapat, Sabtu (28/10/2017) pagi diwarnai dengan berbagai kegiatan diantaranya ada penampilan dan atraksi dari para polisi cilik dengan mengenakan seragam Polisi Lalu Lintas dan pemberian hadiah perlombaan karnaval Hari Jadi Pemkab Labuhanbatu juga ditandai dengan menyematan rompi kepada anggota IPK Labuhanbatu. Bupati Labuhanbatu H Pangonal Harahahap, SE, M.Si dalam kesempatan itu membacakan pidato tertulis Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia yang menyebutkan, kita tentu patut bersyukur atas sumbangsih para Pemuda Indonesia yang sudah melahirkan Sumpah Pemuda, sudah seharusnya kita meneladani langkah-langkah dan keberanian mereka hingga mampu menorehkan sejarah emas untuk bangsanya. Bandingkan dengan era sekarang, hari ini sarana transportasi umum sangat mudah untuk menjangkau ujung timur dan barat indonesia hanya membutuhkan waktu beberapa jam saja. Untuk berkomunikasi dengan pemuda di pelosok-pelosok negeri ini cukup dengan menggunakan alat komunikasi, tidak perlu menunggu datangnya tukang pos hingga berbulan-bulan lamanya, Interaksi Sosial dapat dilakukan 24 jam , kapanpun dan dimanapun. Namun anehnya justru dengan berbagai macam kemudahan yang kita miliki hari ini, kita justru lebih sering berselisih paham, mudsah sekali memvonis orang, mudah sekali berpecah belah, saling mengutuk satu dengan yang lain, menebar fitnah dan kebencian. Seolah-olah kita ini dipisahkan oleh jarak yang tak terjangkau, atau berada di ruang isolasi yang tidak terjamah atau terhalang oleh rtembok raksasa yang tinggi dan tebal hingga tidak dapat ditembus oleh siapapun. Padahal dengan kemudahan teknologi dan sarana transportasi yang kita miliki hari ini, seharusnya lebih mudah buat kita untuk berkumpul, bersilaturahim dan berinteraksi sosial, sebetulnya tidak ada ruang untuk salah paham apalagi membenci, karena semua hal dapat kita konfirmasi dan kita klarifikasi hanya dalam hitungan detik, kata Menpora. Dalam kesempatan itu Menpora mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada Presiden Republik Indonesia bapak Ir. Joko Widodo yang selama ini memberikan perhatian yang sangat besar terhadap pembangunan kepemudaan indonesia. Bulan Juli 2017 yang lalu, Bapak Presiden  telah menandatangani Peraturan Presiden Nomor 66 Tahun 2017 tentang Koordinasi Strategis Lintas Sektor Penyelenggaraan  Pelayanan Kepemudaan. Melalui Perpres ini, peta jalan kebangkitan pemuda indonesia terus kita gelorakan, bersama pemerintah daerah, organisasi kepemudaan dan sektor swasta, kita bergandengan tangan, bergotong royong melanjutkan api semangat Sumpah Pemuda 1928, sebutnya. Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke- 89 Tahun 2017 tersebut diawali dengan kegiatan Penaikan Bendera Merah Putih dan pembacaan Poetoesan Kongres Pemoeda-Pemoeda Indonesia.(Mtc/Zul)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

PM Jangan Jadi Penonton, Dugaan Beking Tambang Ilegal di Madina Harus Dibongkar

Berita Sumut

Pemuda Pancasila Sukaramai II Tebar Kebaikan Lewat Program Jumat Berkah

Berita Sumut

Binsar Simarmata Minta Disdik Terbitkan Edaran Larangan Pungutan Uang Perpisahan

Berita Sumut

Hingga Mei 2026, Kejari Lombok Tengah Berhasil Selamatkan Uang Negara Rp1,4 Miliar

Berita Sumut

Beredar, Lurah Madras Hulu Sebar Proposal Mohon Dibantu PAAR

Berita Sumut

RPP Ranting PP TSM III Berlangsung Khidmat, Joni Karo-karo Terpilih Aklamasi