Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Orangtua Diminta Kembali Budayakan Mendongeng Kepada Anak

Orangtua Diminta Kembali Budayakan Mendongeng Kepada Anak

- Senin, 30 Oktober 2017 16:30 WIB
mtc/ist
Walikota Medan Ir. H. Akhyar Nasution S, M.Si didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Hasan Basri dan Kepala Balitbang Kota Medan Marasutan membuka Lomba Mendongeng Anak bagi Guru TK dan Guru PAUD Se-Kota Medan di Gedung Dharma Wanita, Senin (30/10)
MATATELINGA, Medan: Walikota Medan Ir. H. Akhyar Nasution S, M.Si didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Hasan Basri dan Kepala Balitbang Kota Medan Marasutan membuka Lomba Mendongeng Anak bagi Guru TK dan Guru PAUD Se-Kota Medan di Gedung Dharma Wanita, Senin (30/10).Dalam pembukaan tersebut Wakil Walikota menekankan kepada orangtua agar membudayakan mendongeng kepada anak-anaknya. Dirinya mengungkapkan budaya mendongeng sangatlah penting dalam tumbuh kembang anak, khususnya pembentukan karakter anak."Bayangkan saja, anak-anak zaman sekarang sudah lebih berkutat dengan gadget. Bangun tidur cari gadget, mau tidurpun cari gadget. Bagaimana anak-anak kita bisa cerdas bekembang kalau salah proses pembentukannya," ungkap Akhyar.Dihadapan Pembina GOPTKI Kecamatan, Ketua GOPTKI Kecamatan dan Guru-Guru peserta Lomba Mendongeng, Akhyar mengatakan bahwa anak adalah manivestasi bangsa yan sejak usia dini perlu didorong perkembangannya secara motorik dan psikomotorik, karena pada usia dini ini, perkembangan anak ditentukan.Untuk itu dirinya ingin anak-anak generasi sekarang ini tidak salah didik, anak-anak harus dibangun rasa kepekaan sosialnya dengan baik. Mendongeng merupakan warisan leluhur yang bisa dijadikan sarana tersendiri bagi anak-anak untuk dilatih imajinasi dan kreatifitasnya secara natural, sehingga ketika tumbuh besar, mereka akan menjadi orang-orang yang berkualitas.Akhyar menyebutkan Lomba Mendongeng Anak Bagi Guru TK dan Guru PAUD ini hanyalah bentuk fasilitas Pemko Medan kepada orang tua untuk selanjutnya bisa meneruskan pembelajaran dari Guru di tempat tinggal masing-masing."Bagaimanapun karakter anak harus dibentuk secara alami melalui proses yang seharusnya dilaluinya pada dimensi-dimensi waktu tertentu. Ada begitu banyak buku dogeng yang bisa dijadikan inspirasi bagi orang tua untuk mendongengkan anaknya," lanjut Akhyar.Untuk itu dirinya menyambut baik perlombaan ini seraya berharap melalui perlombaan ini dapat menambah keterampilan Guru TK dan Guru PAUD dalam mendongeng dan bisa mensosialisasikannya lebih lanjut kepada orangtua murid di sekolah agar tetap mempertahankan budaya mendongeng kepada anak di rumahnya.Sementara itu dalam laporan Ketua Panitia yang juga merupakan Ketua DPC GOPTKI  Kota Medan Nurul Khairani Akhyar dipaparkan bahwa Lomba Mendongeng yang digelar Dinas Pendidikan Kota Medan dan DPC GOPTKI Kota Medan ini diikuti sebanyak 105 Guru PAUD dan Guru TK se Kota Medan. Lomba ini sebagai bentuk pembinaan kepada Guru-guru pada pendidikan dini anak di Kota Medan."Nantinya selama 3 hari sampai 1 November 2017 mendatang, 105 Guru TK dan Guru PAUD akan unjuk kebolehannya masing-masing dalam mendongeng," ujar Nurul Khairani.  (mtc)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Ribuan Pohon Ditebang untuk BRT, Ahmad Afandi Minta Pemerintah Buka Data dan Anggaran Proyek

Berita Sumut

Zakiyuddin Harahap Tegaskan Pemko Medan Siap Benahi Belawan dan Minta Dukungan Komunitas

Berita Sumut

Pemko Medan Semakin Matangkan Persiapan, Siap Sambut Wali Kota Se-Indonesia

Berita Sumut

Pemko Medan Berikan Fasilitas Terbaik Saat Timnas Vietnam Gelar Latihan di Tanam Cadika Medan

Berita Sumut

Rico Waas Pastikan Layanan E- KTP Cukup di Kecamatan untuk Pangkas Birokrasi

Berita Sumut

Rico Waas Tekankan Pembentukan Karakter dan Disiplin Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045