MATATELINGA, Labura: Banjir merendam seribuan rumah di Aek Kanopan, Kecamatan Kualuh Huluh, Kabupaten Labuhanbatu Utara , Sumatera Utara , Sabtu (4/11/2017). Banyak dari warga yang rumahnya terendam air banjir tak sempat menyelamatkan barang berharga milik mereka.Banjir disebabkan hujan deras yang secara terus menerus hampir delapan jam hingga menyebabkan meluapnya aliran Sungai Aek Kenopan. Ketingian air beragam mulai dari 60 centimeter hingga 90 centimeter .Selain akibat meluapnya aliran sungai, banjir diperparah akibat buruknya drainase dan jebolnya tanggul . Banjir kali ini merendam seribuan rumah di dua kecamatan yaitu Kecamatan Kuala Hulu dan Kecamatan Aek Songsongan ."Semalam curah hujan tinggi mulai dari 12 siang, lebih kurang 12 jam, hutan dari derah atas sudah gundul semua, saya mendapatkan informasi bahwa tanggul jebol," ujar Syafrizal, salah seorang warga.Banjir juga merendam salah satu sekolah negeri, hingga pihak sekolah terpaksa meliburkan siswanya . Untuk beraktifitas , warga terpaksa menerobos banjir meskipun pihak kelurahan setempat menyediakan perahu untuk alat transportasi sementara . Hingga saat ini, warga masih memilih bertahan di rumah masing masing untuk menjaga barang berharganya. tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah . (mtc/fae)