MATATELINGA, Asahan: Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Asahan Darwis Sianipar sedang bernasib sial, pasalnya salah seorang peserta calon Panitia Pemilhan kecamatan (PPK) Kisaran Barat berinisial "SZ alias T" warga Kota Kisaran Barat telah membuat statemen yang mengatakan dirinya telah dilecehkan serta diperlakukan dengan tidak senonoh oleh Darwis saat mendaftarkan diri sebagai calon anggota PPK Kabupaten Asahan pada beberapa waktu lalu. Menjawab tudingan itu, Ketua KPU Asahan Darwis Sianipar yang didampingi penasehat hukumnya dalam jumpa Pers Senin (6/11/2017) di salah satu gerai coffe yang berada di bilangan Mutiara Kisaran Timur mengatakan tuduhan yang dilontarkan kepadanya tidak benar dan mengada ada. "Saya selaku ketua KPU Asahan sangat terbuka terhadap siapapun yang ingin bertemu dengan saya pada saat di kantor, demikian juga terhadap "SZ alias T" yang saat itu sedang mendaftarkan diri sebagai calon anggota PPK, dan saat SZ bertamu dan berada didalam ruangan saya , pintu tetap terbuka dan di balik pintu tersebut terdapat staf saya yang sedang bekerja jadi tidaklah mungkin saya melakukan perbuatan yang tidak semestinya terhadap "SZ alias T", Ujar Darwis. "Dengan telah dilangsirnya pemberitaan oleh salah satu media massa, saya dan keluarga serta lembaga dimana saya bekerja merasa sangat dirugikan serta dicemarkan, saya membantah tuduhan tersebut dan memang saya sama sekali tidak melakukan perbuatan seperti yang dituduhkan, saya bersama kuasa hukum memberi tenggang waktu selama 14 hari kedepan untuk melakukan komunikasi terhadap "SZ alias T", namun bila selama tenggang waktu tersebut tidak ada komunikasi seperti imbuh Darwis. Sementara Tri Purnowidodo selaku kuasa hukum Darwis Sianipar sangat mengharapkan kedua belah pihak untuk dapat menjalin komunikasi agar persoalan ini dapat diselesaikan dengan baik, namun bila tenggang waktu yang telah diberikan tidak direspon maka pihaknya akan membawa ke ranah hukum. Secara terpisah "SZ alias T" saat di konfirmasi Matatelinga.com melalui selularnya pada pukul 17.02 Wib mengatakan dirinya tidak mau memberikan informasi terkait dengan persoalan ini kepada awak media, namun "SZ alias T" sedikit menjelaskan bahwasannya kejadian itu benar terjadi saat saya berada di ruang kerja kerja KPU Asahan usai saya mendaftarkan diri sebagai calon peserta testing PPK , saya tidak mengada ada dan saya bukan orang politik yang pandai berdalih," pungkasnya sembari terdengar suara isak tangis "SZ alias T". (mtc/ben)