Matatelinga - Medan, Ribuan warga Kota Medan berkumpul dan berdoa sama di Lapangan Merdeka Medan, Kamis (6/2/2014). Doa bersama ini digelar untuk para warga yang menjadi korban bencana erupsi Gunung Sinabung.
Dengan doa ini mereka diharapkan bisa lebih cepat keluar dari kondisi yang berat tersebut. Selain itu diharapkan mampu memberikan spirit dan tetap
menjaga semangat sekaligus meningkatkan kekompakan sosial guna
membantu para warga yang mengalami musibah tersebut.
Selain doa bersama, juga dilakukan penggalangan dana bagi seluruh
peserta yang hadir mengikuti doa bersama tersebut. Dari penggalangan
dana yang dilakukan scara spontan itu berhasil dikumpulkan dana
sebesar Rp.25.400.000.
Selanjutnya dana tersebut diserahkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan untuk diteruskan kepada para korban erupsi Gunung Sinabung yang membutuhkannya.
Dalam doa bersama ini, masing-masing agama memanjatkan doa secara
bergiliran. Untuk agama Islam, doa dipimpin Al Ustad Drs H Abdul
Razak. Agama Kristen dipimpinm Bishop DR Jhon Hasiolan Manurung, agama Katolik dipimpin Pastur Bona Ventura Hendrikus Gultom.
Selanjutnya untuk agama Hindu, dipimpin Pinandita Chandra Bose. Agama Budha dipimpin Bikhu Kemando Thera, sedangkan agama Konghucu dipimpin Andi Miranata SE.
Doa bersama kerukunan umat beragama bagi korban bencana erupsi Gunung Sinabung ini dihadiri Pangdam I/BB Mayjen TNI Istu Hari Subagio,
Danlantamal Laksamana Pertama Didik Wahyudi, Ketua DPRD Sumut Saleh
Bangun, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Sumatera Utara dan Kota Medan, Pelaksana Tugas Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi,
Kapolresta Medan Kombes Pol Nico Afinta, Dandim 0201/BS Letkol
Hendriayadi, Danyon Marhanlan I Belawan Mayor Marinir Anak Agung Gede Jaya Putra, Ketua DPRD Medan Amiruddin, Sekda Kota Medan Ir Syaiful
Bahri Lubis, Ketua FKUB Sumut DR H Maratua Simanjuntak, Ketua FKUB
Kota Medan Drs Palit Muda Harahap, pimpinan SKPD Kota Medan, tokoh
agama serta tokoh masyarakat.
Sedangkan peserta doa bersama berasal dari seluruh lapisan masyarakat
mulai dari kalangan pemerintahan, aparat TNI dan Polri, ibu-ibu pengajian serta para pelajar. Sejak pagi mereka telah berkumpul bersama untuk memanjatkan doa agar kepada Tuhan Yang Maha Esa agar kiranya masyarakat yang menjadi korban erupsi Gunung Sinabung diberi kekuatan dan kesehatan dalam menghadapi cobaan yang sangat berat tersebut. Di samping itu mereka berharap agar erupsi segera berhenti sehingga warga yang sudah 4 bulan lebih mengungsi dapat kembali ke kediamannya masing-masing.
Pangdam I/BB Mayjen TNI Istu Hari Subagio mengatakan, rasa prihatin
atas para warga yang menjadi korban erupsi Gunung Sinabung coba
diwujudkan dengan doa bersama.
Sebab, tidak ada sebutir debu pun
terbang tanpa sepengetahuan Tuhan. Begitu juga dengan bencana yang
terjadi di tingkat nasional, terutama bencana erupsi Gunung Sinabung
ini tentunya atas sepengetahuan Sang Pencipta. Karena itulah seluruh umat beragama, khususnya di Kota Medan diajak untuk doa bersama memohon kepada Tuhan agar seluruh musibah yang terjadi segera berakhir.
"Doa bersama yang dilakukan hari ini merupakan yang pertama. Nantinya
masing-masing kabupaten/kota yang berada di bawah naungan saya yaitu
Kodim-Kodim saya harapkan juga melaksanakan doa bersama seperti ini.
Mudah-mudahan doa yang kita sampaikan didengan oleh Tuhan dan Insya Allah akan dikabulkan," kata Pangdam. Pelaksana Tugas Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi sangat mendukung dan mengapresiasi digelarnya doa bersama ini. Apalagi dalam doa bersama kali ini melibatkan semua agama yang ada di Indonesia,
khususnya Kota Medan untuk mendoakan agar erupsi Gunung Sinabung secepatnya mereda. Dia menilai doa bersama ini memiliki nilai spirit besar bagi semua agar dapat merasakan apa yang dirasakan warga yang terkena bencana erupsi Gunung Sinabung saat ini.
Menurut Eldin, erupsi yang terjadi sudah menimbulkan dampak baik
secara sosial maupun ekonomi bagi semua, terutama kepada warga yang
tinggal di wilayah yang berdekatan dengan Gunung Sinabung. Mereka
harus mengungsi meninggalkan tempat tinggalnya untuk menghindari
akibat bencana yang lebih besar lagi. Ditambah lagi erupsi Gunung Sinabung tersebut telah memakan korban jiwa
"Untuk itulah hari ini kita doa bersama agar saudara-saudara kita, korban erupsi Gunung Sinabung mendapatkan uluran tangan dan pertolongan dari Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, sehingga bencana ini dapat segera berakhir. Dengan demikian saudara-saudara kita itu dapat kembali ke rumahnya masing-masing dan bisa menjalankan aktifitas kembali seperti biasa, serta segala urusannya dipermudah. Di samping itu kita semua dihindari Allah SWT dari bencana-bencana lainnya di lingkungan kita," kata Eldin.
Sebelum doa bersama dilakukan, sejumlah relawan melakukan
penggalangan dana dari seluruh peserta yang mengikuti doa bersama dan berhasil mengumbulkan dana sebesar Rp.25.400.000.elanjutgnya dana yang terkumpul itu diserahkan Pangdam I/BB Mayjen TNI Istu Hari Subagio didampingi Pelaksana Tugas Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi kepada Sekda Kota Medan Ir Syaiful Bahri dan selanjutnya diserahkan
kepada Kepala BPBD Kota Medan Hana Lore Simanjuntah untuk diteruskan
kepada yang berhak menerimanya.
(Hendra/Adm)