MATATELINGA, Medan: KPUD Sumut menggelar kegiatan rapat koordinasi pemutakhiran data pemilih tahun 2018 se-Sumut, Jumat (17/11/2017) di Hotel Polonia Medan Jl Agussalim Medan.Tampak hadir dalam acara, Komisioner KPU RI Viryan Aziz, Ketua KPU Sumut Mulia Banurea, Komisioner KPU Sumut Nazir Salim Manik, Kasi Fasilitasi sarana dan prasarana PIAK dan Bina ADB, Sunggul Tampubolon, SE, M.Si, anggota Divisi Perencanaan & Data, Kasubag Prog & Data serta Operator Aplikasi SIDALIH dari KPU Kab/koya se-SUMATERA UTARA.Kegiatan dibuka oleh Ketua KPUD Sumut Mulia Banurea, diawali menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.Dalam sambutannya, Ketua KPUD Sumut menyampaikan penekanan kepada para peserta agar benar-benar mengikuti rapat kordinasi ini."Kita mengharapkan agar, nanti dalam pemuktahiran data melibatkan banyak pihak untuk bisa memancing partisipasi pemilih pada pemilu mendatang,". harapnya.Mulia Banurea juga menyampaikan permohonan agar KPU RI dapat selalu meluangkan waktu turut hadir dalam setiap rapat koordinasi lainnya."Kami mohon kepada bapak Viryan Azis yang mewakili KPU RI, tidak bosan-bosan untuk kami undang dalam rakor-rakor yang lain nantinya,".Setelah dibuka oleh Ketua KPUD Sumut, acara dilanjutkan pemberian materi oleh KPU RI diwakili Viryan Aziz, mengingatkan agar benar-benar dalam pemuktahiran daftar pemili tahun 2018, dan memperhatikan persyaratan sesuai regulasi yang ada."Syarat pemilihan hanya dua, memiliki E-KTP dan SUKET selain itu tidak di berikan hak memilihnya,".terangnya.Lebih lanjut Aziz menekankan, bahwa tidak akuratnya data pemilih bisa mempengaruhi surat suara nantinya pada pemungutan suara.Selanjutnya acara dilanjutkan dengan pemberian materi oleh perwakilan Disdukcatpil Sumut Kasi Pasilitasi sarana prasarana PIAK dan Bina ADB Sunggul Tampubolon, SE, M.Si menyampaikan tentang bagaimana kewenangan, berikut kewajiban serta tanggung jawab Disdukcatpil Provinsi dalam penyajian data kependudukan untuk kepentingan DAPIL."Kami memberikan kemudahan dalam pemilihan nantinya, dengan mendaftar di kab/kota kita akan memberikan SUKET," jelasnya."Untuk TNI/POLRI mereka tetap NETRAL,"tegasnya."Data yang sudah perekaman namun belum bisa di cetak E-KTP ada 78.718 jiwa,".(Mtc/Robby)