MATA TELINGA-MEDAN. Anak-anak di kawasan perkebunan PT. Amal Tani, Desa Amal Tani, Kecamatan Serapit, Langkat, sabet juara II kategori film dokumenter pada Festival Film Anak (FFA) dan Festival Teater Anak (FTA) 2017, yang diselenggarakan Yayasan Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA). Film berjudul Rumah Momong tersebut merupakan garapan anak-anak Desa Amal Tani yang berada di kawasan perkebunan kelapa sawit. "Tentu terkejut, kami tidak menyangka dapat juara karena kami baru belajar memproduksi film dan ini pertama kali mengikuti festival film", ujar Arif yang juga terpilih sebagai editor terbaik pada penganugerahan festival yang dilaksanakan di Gedung Polmed USU Medan, 13/12/2017 kemarin. Laksamana Bening Naufal Sembiring, satu dari 12 anak yang terlibat memproduksi film tersebut menjelaskan bahwa Rumah Momong merupakan tempat pengasuhan anak yang disediakan PT. Amal Tani Kebun Tanjung Putri, Langkat, sebagai tempat penitipan anak bagi karyawan kebun yang kedua orang tuanya bekerja. "Rumah Momong dan fasilitasnya disediakan perusahaan dan gaji dua pengasuh untuk setiap rumah momong juga diberikan perusahaan," jelas Naufal.Tidak semua perusahaan menyedikan fasilitas seperti itu untuk karyawannya, lanjutnya maka kami angkatlah menjadi film dokumenter karena tema festival ini adalah Bisnis dan Hak Anak.Manager Kebun PT. Amal Tani, Ir. Krispinus Perangin angin, yang turut hadir mendampingi anak-anak beserta Kepala Desa dan Sekretaris Desa Amal Tani pada acara tersebut menyampaikan bahwa perusahaan selalu mendukung kegiatan positif anak-anak karyawan. "Perusahaan sangat senang jika anak-anak kreatif dan kami selalu mendukung untuk kepentingan terbaik anak-anak karyawan", tegasnya.Sementara Kepala Desa Amal Tani, Jaka Perangin angin, di tempat sama memuji dan menyemangati prestasi yang diperoleh anak-anak dari desanya. "Selamat dan kedepan kita akan tingkatkan lagi pengetahuan dan keterampilan kalian agar kalian tetap menjadi anak juara", pujinya. Kedepan, tambah Ir. Krispinus didampingi Kepala Desa dan Sektretaris Desa, Bakti Sitepu, perkebunan beserta pemerintah desa dan PKPA merencanakan desa di wilayah perkebunan PT Amal Tani menjadi Desa Layak Anak. "Kita sedang memikirkan itu dan kita terbuka untuk menjalin kerjasama dengan berbagai pihak agar Amal Tani menjadi desa layak anak sehingga hak-hak dan perlindungan anak terpenuhi secara maksimal," ujar Ir. Krispinus.