MATATELINGA, Medan : Puncak mudik Natal diprediksi tanggal 23-24 Desember 2017 dan arus mudik Tahun Baru pada 29-30 Desember 2017. Menyikapi puncak arus mudik tersebut, Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara mengimbau pemudik agar menghindari potensi masalah dan mengantisipasi hal-hal yang tidak dikehendaki selama diperjalanan menuju kampung halaman.Kadis Perhubungan Provsu Ir. Anthony Siahaan, ATD melalui Sekretaris Dishub Provsu Darwin Purba menyampaikan bahwa potensi masalah dan yang perlu diantisipasi pemudik adalah beberapa ruas jalan yang berpotensi longsor. "Perkiraan yang disampaikan BMKG juga bisa menjadi panduan kita, karena beberapa hari ke depan Sumut masih berpotensi hujan lebat yang bisa mengakibatkan longsor dan banjir di beberapa titik rawan longsor. Titik rawan longsor ada di ruas jalan Sipirok-Tarutung, Dolok Sanggul-Sidikalang, Tiga Ras-Simanindo, lingkar dalam Samosir, Siantar-Parapat dan Parapat-Porsea," kata Darwin Purba di Medan beberapa waktu lalu.Mengantisipasi potensi masalah di ruas jalan Medan-Berastagi, lanjut Darwin Dishub sudah mengimbau agar truk pengangkut barang sesuai dengan SK Gubsu No. 188.44/605/KPTS/2011 bahwa mobil barang GVW > 7.500 Kg dilarang beroperasi pada hari Sabtu dan Minggu/hari besar keagamaan/libur nasional sejak pukul 06.00 - 20.00 WIB."Mudik Natal dan Tahun Baru kita juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah tertipu dengan pengangkutan yang sesungguhnya sudah tidak laik jalan. Hal ini bisa membahayakan penumpang. Mengantisipasi hal ini, kita sudah menyiapkan beberapa posko pengamanan di beberapa titik. Posko ini nantinya yang akan melakukan Ramp Check kendaraan dan pemeriksaan kesehatan pengemudi kendaraan," tandasnya.